exodus
BeritaNewsPendidikan

20 Hari Jabat Kepsek UPTD SDN Polagan 3, SPMB Alami Peningkatan Jumlah Pendaftar

×

20 Hari Jabat Kepsek UPTD SDN Polagan 3, SPMB Alami Peningkatan Jumlah Pendaftar

Sebarkan artikel ini
IMG 20260711 195639
FOTO : Kepsek UPTD SDN Polagan 3 Ari Sanjaya W, yang baru 20 hari dilantik tapi mampu menaikkan jumlah pendaftar SPMB. (FT/Nor/SI)

SAMPANG, Sabtu (11/7) suaraindonesia-news.com – Luar biasa. Kalimat itu pas diberikan pada Ari Sanjaya W, SPd, Kepala Sekolah SDN Polagan 3 Kelurahan Polagan, Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang, yang baru 20 hari dilantik tapi mampu menaikkan jumlah pendaftar saat pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB).

Bagaimana tidak, sesuai data sekolah sejak Tahun 2021 sampai 2025, jumlah pendaftar murid baru di SDN Polagan 3 setiap tahun ajaran baru hanya sebanyak 14 murid. Tapi setelah Kepsek SDN Polagan 3 dijabat oleh Ari Sanjaya W, baru 20 hari menjabat ia mampu menaikkan jumlah pendaftar SPMB jadi 24 anak murid baru.

Pengakuan guru setempat mengatakan, kenaikan jumlah pendaftar ini merupakan prestasi luar biasa. Karena waktu 20 hari Ari Sanjaya W menjabat Kepala Sekolah SDN Polagan 3 sangatlah singkat. Tapi ia mampu menunjukkan kualitas dirinya sebagai kepala sekolah.

“Ini baru prestasi namanya mas,” ungkap salah seorang guru SDN Polagan 3.

Kepala Sekolah UPTD SDN Polagan 3 Ari Sanjaya W, yang baru 20 hari menjabat mengatakan, setelah dilantik jadi Kepsek SDN Polagan 3, ia langsung bergerak cepat melakukan pembenahan baik di internal maupun eksternal menggunakan pendekatan dari hati ke hati atau managemen qolbu.

“Setelah pembenahan di internal sekolah, saya melakukan pendekatan di eksternal atau luar sekolah dengan bersilaturrahmi pada tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat untuk kebaikan sekolah,” ungkapnya.

“Juga membuat program religi. Salah satunya, setiap Jumat manis siswa melakukan pengajian dan berziarah serta mempelajari situs makam Ratoh Ebuh dan sejarah berdirinya masjid Madegan yang merupakan masjid tertua di Kabupaten Sampang,” ungkapnya.

“Sementara untuk setiap harinya, siswa berdoa bersama dan membaca Asmaul Husna sebelum memulai pelajaran di kelas masing-masing,” imbuhnya.

Dikatakan, untuk program utama nya yaitu, memperbaiki karakter siswa dan guru dengan disiplin dengan memberi contoh melalui keteladanan yang baik. Artinya, setiap pagi ia akan masuk sekolah sebelum siswa dan guru datang. Selanjutnya, berdiri di depan pintu masuk sekolah untuk menyambut kedatangan murid dengan 5 S tersebut.

“Serta program kebersihan dan penghijauan lingkungan sekolah. Agar sekolah bersih dan sehat serta rindang,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan