Gunung Agung Bali, Tinggal Menghitung Jari Meletus?

oleh -30 views
Foto: Gunung Agung Kab. Karangasem, Bali dinaikkan dari Siaga (Level 3) menjadi Awas (Level 4) oleh pusat vulkaNologi dan mitigasi bencana geologi (PVMBG) Badan Geologi.

BALI, Sabtu (23 september 2017) suaraindonesia-news.com – Adanya peningkatan aktivitas vulkanik dari kegempaan yang terus meningkat maka status Gunung Agung di Kabupaten Karangasem Provinsi Bali dinaikkan dari Siaga (Level 3) menjadi Awas (Level 4) oleh pusat vulkaNologi dan mitigasi bencana geologi (PVMBG) Badan Geologi.

Warga di imbau agar menjaga jarak dengan radius 12 kilometer.

Level Awas adalah level tertinggi dalam status gunung api. Sabtu (23 sepetember 2017).

“Berdasarkan aktivitas yang terus meningkat, kami menaikkan status Gunung Agung ke level IV yaitu level awas,” Jelas kepala PVMBG Kasbani saat di wawancarai di pos pantau Gunun Agung, Provinsi Bali, Kabupaten Karang Asem, Banjar Rendang.

Rekomendasi PVMBG adalah masyarakat di sekitar Gunung Agung dan pendaki/pengunjung/wisatawan agar tidak beraktivitas, tidak melakukan pendakian dan tidak berkemah di dalam area kawah Gunung Agung dan di seluruh area di dalam radius 9 kilometer dari kawah puncak G. Agung dan ditambah perluasan sektoral ke arah Utara, Timur Laut, Tenggara dan Selatan-Barat daya sejauh 12 kilometer.

Di dalam radius ini tidak boleh ada wisatawan atau aktivitas masyarakat di dalamnya. Jumlah penduduk yang sudah mengungsi berjumalah 1168 orang.

Kepala PVMBG telah melaporkan kenaikan status Awas tersebut kepada Kepala BNPB, BPBD Provinsi Bali dan BPBD kabupaten di sekitar Gunung Agung untuk diambil antisipasi.

Dengan perluasan daerah zona berbahaya tersebut maka pengungsi akan bertambah.

BNPB dan BPBD akan mengambil langkah-langkah penanganan antisipasi menghadapi letusan dan penanganan pengungsi terkait dengan peningkatan status Awas dari Gunung Agung.

Kepala BNPB bersama pejabat terkait telah berada di Bali untuk berkoordinasi dengan Gubernur Bali dan Bupati terkait.

Posko nasional segera diaktivasi untuk memberikan pendampingan pemerintah daerah.

Bantuan logistik dan peralatan segera didorong ke titik-titik pengungsian.

Rapat koordinasi antar kementerian, lembaga dan unsur lainnya akan segera dilakukan.

BNPB dan BPBD sedang menyiapkan rambu-rambu jarak radius yang akan segera dipasang di tempat-tempat strategis agar masyarakat dapat mengetahui posisi di radius aman atau berbahaya.

Masyarakat dihimbau untuk tenang. Jangan terpancing pada isu-isu yang menyesatkan. Hingga saat ini Gunung Agung belum meletus. Pemantauan diintensifkan, laporan Sutopo Purwo Nugroho Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB saat di mintai keterangan. (Sudirman)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *