KOTA BOGOR, Minggu (1/11) suaraindonesia-news.com – Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Cabang Kota Bogor bersama Dinas Kesehatan Kota Bogor dan sejumlah unsur masyarakat menggelar pemeriksaan kesehatan gratis dalam rangka Bulan Peduli Kanker Payudara pada 1–23 Oktober 2026.
Rangkaian kegiatan tersebut meliputi pemeriksaan HPV DNA dan pemeriksaan payudara klinis (Sadanis), yang dilaksanakan dengan melibatkan puskesmas, unsur kewilayahan, organisasi profesi, tenaga kesehatan, organisasi perempuan, komunitas, serta berbagai elemen masyarakat.
Berdasarkan data penyelenggara, pemeriksaan Sadanis menjangkau 8.333 peserta, sementara pemeriksaan HPV DNA diikuti 6.175 peserta. Kegiatan ini terbuka bagi perempuan dari Kota Bogor maupun luar daerah.
Rangkaian pemeriksaan tersebut mencapai puncaknya melalui kegiatan Pink Run yang digelar di Taman Ekspresi. Selain mendorong deteksi dini kanker, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya memberikan dukungan kepada para penyintas kanker.
Atas pelaksanaan kegiatan tersebut, YKI Cabang Kota Bogor menerima dua piagam penghargaan dari Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI). Penghargaan diberikan untuk rekor pemeriksaan HPV DNA secara seri kepada perempuan terbanyak dan pemeriksaan Sadanis secara seri kepada perempuan terbanyak.
Piagam penghargaan diserahkan kepada Ketua YKI Cabang Kota Bogor, Yantie Rachim, didampingi Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, Erna Nuraena.
Customer Relation Manager MURI, Lutfi Syah Pradana, mengatakan capaian tersebut menjadi rekor baru karena pemeriksaan dilakukan secara berseri dalam lingkup satu kota.
“Sebelum-sebelumnya sudah pernah ada catatan rekor yang serupa, cuma dilakukan secara serentak tingkat Indonesia yang dilakukan oleh kementerian. Dan MURI belum memiliki catatan rekor yang dilakukan di lingkup wilayah satu kota dan Kota Bogor menjadi yang pertama,” ujar Lutfi.
Ia berharap penghargaan tersebut dapat mendorong keberlanjutan kegiatan pemeriksaan kesehatan dan meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya perempuan, untuk memeriksakan kondisi kesehatannya.
“Kita harapkan ini berlangsung secara terus-menerus dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terutama perempuan khususnya untuk berani, untuk tidak denial, untuk menyadari diri apa yang ada dalam dirinya dan berani untuk melakukan tes supaya lebih aware terhadap kondisi tubuhnya,” katanya.
Sementara itu, Ketua YKI Cabang Kota Bogor, Yantie Rachim, menyebut kegiatan tersebut merupakan gerakan bersama untuk meningkatkan kepedulian terhadap kesehatan perempuan sekaligus memberikan dukungan kepada penyintas kanker.
“Kita peduli, kita hadir. Dan dari sini tidak ada seorangpun pejuang kanker yang berjuang sendirian. Karena setiap perempuan berhak mengetahui kondisi kesehatannya sebelum terlambat,” ujar Yantie.
Menurut Yantie, YKI Cabang Kota Bogor bersama Dinas Kesehatan secara intensif menjangkau masyarakat melalui koordinasi dengan kecamatan, kelurahan, dan puskesmas. Kegiatan edukasi dan pemeriksaan kesehatan dilakukan untuk memperluas jangkauan pelayanan.
Ia juga menyampaikan bahwa dirinya berkeliling ke enam kecamatan untuk memberikan penguatan kepada penyintas, mengedukasi masyarakat, serta mengajak perempuan melakukan pemeriksaan kesehatan.
“Alhamdulillah, satu kelurahan itu bisa sampai 100 orang pencapaiannya, bahkan ada yang lebih juga,” tuturnya.
Yantie menegaskan, YKI Cabang Kota Bogor akan melanjutkan kegiatan pendampingan dan kepedulian terhadap penyintas kanker.
“Kami akan turun terus ke wilayah untuk menyapa pasien kanker dan memberikan bantuan serta menguatkan mereka bahwa semua peduli,” katanya.
Ia mengajak masyarakat untuk terus memberikan dukungan kepada para penyintas kanker.
“Mari kita dampingi pejuang kanker dengan rasa kasih sayang dari hati dan jadikan Kota Bogor yang sehat dan peduli,” pungkas Yantie.












