Dari Januari-Juni 2024, Satlantas Polres Sampang Menindak 278 Knalpot Brong

oleh -29 views
FOTO : Dari 278 kendaraan roda dua yang ditindak atas penggunaan knalpot brong, sebanyak 275 telah melakukan tukar knalpot. Tampak saat pemilik melakukan tukar knalpot dan berfoto bersama dengan petugas. (FT/Nor/SI)

SAMPANG, Kamis (20/6) suaraindonesia-news.com – Jajaran Satlantas Polres Sampang, mulai Januari-Juni 2024 telah menindak sebanyak 278 sepeda motor, yang menggunakan knalpot brong. Penertiban itu dilakukan, karena knalpot brong bunyi kerasnya menimbulkan kebisingan dan mengganggu pengendara lain yang menggunakan knalpot standar.

“Penertiban kendaraan roda dua menggunakan knalpot brong, sesuai UU Lalu Lintas Nomor 22 Tahun 2009, pasal 285 ayat (1) jo pasal 106 ayat (3) tentang knalpot brong. Sehingga, kami bertindak menertibkan knalpot brong ada aturan hukumnya,” jelas Kasat Lantas Polres Sampang, AKP Rukimin, melalui Baur Tilang, Briptu Aris Setiawan.

Dijelaskannya, bagi pengendara roda dua yang terkena tindak knalpot brong, jika ingin mengambil kembali kendaraanya harus mengganti knalpot brong dengan knalpot standar. Penggantian knalpot brong tersebut dilakukan di halaman Satlanras Polres Sampang.

Ia menambahkan, dari 278 kendaraan roda dua yang kena tindak knalpot brong, yang sudah menukar dengan knalpot standar sebanyak 275 sepeda motor. Knalpot brong tersebut disita oleh Satlantas Polres Sampang. Sebelumnya, dilakukan foto bersama pemilik kendaraan roda dua.

Baca Juga: Pertama di Sampang, Pasar Palawijo Malam Hari

“Sebanyak 275 kendaraan roda ber knalpot brong yang sudah melakukan tukar knalpot standar. Saat ini hanya tersisa 3 kendaraan roda dua yang belum tukar knalpot,” jelasnya.

Terakhir Kasat Lantas Polres Sampang, AKP Rukimin, menghimbau masyarakat agar tidak merubah knalpot kendaraan roda duanya dengan knalpot brong. Karena pasti ditindak tegas. Sebab, suara kerasnya mengganggu pengendara lain yang menggunakan knalpot standar.

“Suara keras knalpot brong bisa membuat terkejut pengendara lain di jalanan. Akibatnya, dapat menimbulkan kecelakaan,” pungkasnya.

Reporter : Nora
Editor: Amin
Publisher: Eka Putri

Tinggalkan Balasan