Dalam Satu Hari, Pelaku Pembunuhan Petani di Blora Dibekuk Polisi

Kapolsek Kedungtuban Iptu Suharto (seragam Dinas) dan sebelahnya Reserse dan Kriminal (Kanit Reskrim), Polsek Kedungtuban Ipda Jaikun SH, saat sedang melakukan introgasi tersangka.

BLORA, Jumat (19/04/2019) suaraindonesia-news.com – Setelah melakukan penyisiran dalam satu hari dan olah TKP, dugaan pembunuhan Petani Jasmin (40) di Dukuh Banyu Urip, Desa Nglandean, Kecamatan Kedungtuban, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, akhirnya berhasil di bekuk polisi.

Kapolsek Kedungtuban, Iptu Suharto melalui Unit Reserse dan Kriminal (Kanit Reskrim) Polsek Kedungtuban Ipda Jaikun SH, membenarkan peristiwa itu. Menurutnya, korban ditemukan tewas pertama kali oleh istrinya dengan posisi terlentang di tempat tidur.
Dari dugaan pembunuhan tersebut, polsek Kedungtuban bergerak cepat melakukan Pengembangan terus.

“Yo mas, Alhamdulilah sudah terungkap, ini masih diperiksa untuk pendalaman, ketangkap tadi malam jam 18.30 wib,” kata Jaikun, Jumat (19/04).

Baca Juga: Warga Desa Nglandean Digegerkan Temuan Mayat, Diduga Korban Pembunuhan 

Menurut Jaikun, dari hasil lidik ditemukan darah korban yang menempel di celana jean pelaku, akhirnya pelaku ditangkap dirumahnya, di Dukuh Banyu Urip, Desa Nglandeyan, dan mengakui perbuatannya.

“Pelaku menghabisi korban karena sakit hati dan dendam, dan pernah diacungi sabit oleh korban yang rumahnya berjejer bersebelahan, pelaku juga pernah depresi karena ditinggalkan istrinya,” terang Jaikun.

Lanjut jaikun, tersangka SK masuk melalui pintu belakang rumah korban yang tidak terkunci, kemudian melakukan pembacokan sebanyak dua kali menggunakan sabit mengenai leher korban yang saat itu sedang tidur di kamarnya.

“Sementara pelaku masih diamankan di Polsek Kedungtuban, pelaku diancam Pasal 340 KUHP subsider Pasal 338 KUHP subsider Pasal 351 (3) KUHP,” pungkas Jaikun.

Reporter : Lukman
Editor : Amin
Publisher : Imam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here