exodus
Opini

Berkah NU Untuk Jagat

×

Berkah NU Untuk Jagat

Sebarkan artikel ini
IMG 20260725 110436
Dafir Munawar Sadat, Ketua Ranting NU Kebonagung, Kraksaan Probolinggo, Jawa Timur

Begitu diumumkan lokasi Muktamar NU yang ke 35 diJombang, belum 24 jam semua kamar-kamar Hotel Fully booked, inilah NU sesuai dengan motto nya merawat Jagat, sesuai dengan lambang nya bola dunia yang dikelilingi tali Jagat.

NU bukan hanya menjaga Ummat lewat keagamaannya saja, tapi lebih kompleks dari itu, demi kemanusiaan, sebagaimana risalah dari kenabian nabi termulya Nabi Muhammad dan dilanjutkan diwariskan kepada para ulama’, al-ulama warasatul anbiya’.

Ini bukti dari ke digdayaan nya NU, bayangkan berapa ribu masyarakat mendapatkan berkah dari perhelatan akbar NU ini, baik secara ekonomi maupun lainnya.

Berkah muktamar juga dirasakan wilayah tetangga Jombang, misal Mojokerto dan Nganjuk, dalam berita koran Jawa Pos terbitan sabtu 25 Juli 2026, sejumlah hotel dan penginapan sudah 80℅ sudah di booking tidak menutup kemungkinan akan terus bertambah, angka tersebut terbilang fantastis jika dibandingkan dengan momentum atau agenda nasional lainnya.

Tidak hanya hotel berbintang saja tapi hotel non berbintang pun juga ikut merasakan efek positif dari acara akbar muktamar NU ini. Rrumah rumah warga pun jadi kecipratan berkah nya, bahkan rumah warga sekitaran pondok, mereka banyak yang mengungsi ke rumah orang tua atau mertua nya dan menyewakan rumah nya untuk muktamirin.

Dalam bincanga-bincang dengan kawan disuatu waktu “, NU ini bukan hanya untuk Nusantara Indonesia tapi untuk Dunia sekalian alam”.
“Ulama’ ulama’ ini pandangannya kedepan luar biasa melampaui waktu, artinya mukasyafa’, dan Indonesia dipilih oleh Alloh sang Pencipta Alam, ini pilihan Alloh langsung melalui ulama’ atau para walinya, dalam hal ini mbah Kiyai Hasyim dan Mbah Wahab dengan isyaro’ dari mbah Kholil al-Bangkalani yang di mediatori oleh Kiai Raden As’ad Situbondo.

Inilah salah satu kedigdayaan NU, dan masih banyak lagi yang dirasakan langsung oleh masyarakat, oleh karena itu NU sangat perlu dibela, dipertahankan dan dikembangkan keberadaan nya. Disini bukan cuman masyarakat yang merasakan negara pun merasakan kehadiran NU.

Pada masa-masa kemerdekaan pesantren menjadi rujukan pemerintah, kiai-kiai pesantren dengan sigapnya menyiapkan santri nya untuk membela tanah air, sampai ada fatwa dari Rois Akbar NU Khadratussyekh KH. Khasyim As’ari, membela tanah air sebagian dari iman, mati syahid bagi mereka yang membela tanah air nya dengan mengusir penjajah. Pada masa PKI Madiun berapa banyak Kiai-kiai pesantren ustad-ustad yang jadi korban, mereka diburu oleh mereka yang tidak senang dengan NU, karena mereka tau selagi ada NU selagi ada ulama’ selagi ada pesantren Indonesia tidak akan bisa diotak atik, dan ini terbukti sampai sekarang, Indonesia Jaya.

“Indonesia Negeri ku engkau panji martabatku, siapa datang mengancammu kan binasa dibawah dulimu”.

Insya Allah haqqul yakin selagi ada NU Indonesia aman sentosa dengan terus merawat Jagat dan kemanusiaan, dari NU untuk Indonesia dan untuk Dunia

Kraksaan, 25 – Juli – 2026

Penulis

Dafir Munawar Sadat, Ketua Ranting NU Kebonagung, Kraksaan Probolinggo, Jawa Timur

Tinggalkan Balasan