PAMEKASAN, Rabu (04/11) suaraindonesia-news.com – Pelaksanaan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-130 Kodim 0826/Pamekasan di Desa Jarin, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, berawal dari aspirasi dan kebutuhan masyarakat setempat.
Kepala Desa Jarin, Moh. Zuhri, menjelaskan bahwa program tersebut bukan kegiatan yang muncul secara tiba-tiba, melainkan melalui proses pengusulan dari masyarakat yang kemudian dibahas dalam forum Musyawarah Desa (Musdes).
Hal itu disampaikan Zuhri saat ditemui di Desa Jarin, Senin (3/11/2026). Ia mengatakan, sejumlah warga sebelumnya menyampaikan berbagai persoalan yang mereka hadapi, mulai dari kondisi rumah tidak layak huni, kerusakan jalan desa, hingga kesulitan mendapatkan air bersih.
“Awalnya rembug kecil, Pak. Warga datang ke saya, bilang rumahnya bocor, jalan rusak kalau hujan, air susah. Saya tampung semua usulan itu,” ujar Zuhri.
Berbagai aspirasi tersebut selanjutnya dibawa ke forum Musdes untuk dibahas dan ditetapkan sebagai usulan prioritas desa. Hasil pembahasan kemudian diteruskan secara berjenjang melalui Kecamatan Pademawu dan Pemerintah Kabupaten Pamekasan hingga mendapat persetujuan untuk direalisasikan melalui program TMMD Kodim 0826/Pamekasan.
“Jadi bukan program dadakan dari atas. Ini murni usulan warga Jarin. Kami yang ajukan, TNI yang bantu wujudkan,” katanya.
Dalam pelaksanaan TMMD ke-130 tersebut, terdapat tiga sasaran prioritas yang diusulkan masyarakat, yakni pembangunan 10 unit Rumah Layak Huni (RLH), pembangunan jalan desa, serta pembuatan sumur bor untuk membantu memenuhi kebutuhan air bersih warga.
Menurut Zuhri, keterlibatan masyarakat sejak tahap perencanaan turut mendorong partisipasi warga dalam pelaksanaan program. Ia menilai, masyarakat memiliki rasa tanggung jawab lebih besar terhadap pembangunan karena sasaran kegiatan tersebut merupakan kebutuhan mereka sendiri.
Partisipasi itu, lanjutnya, terlihat di sejumlah lokasi kegiatan. Salah satunya di rumah Dahlawi, salah seorang warga penerima manfaat program RLH. Warga setempat turut membantu pekerjaan pembangunan, termasuk menyiapkan tempat menginap dan konsumsi bagi personel Satgas Yon TP 539.
“Kalau usulan dari warga sendiri, rasa memilikinya beda. Warga akan jaga hasil TMMD ini. Karena ini rumah mereka, jalan mereka, air mereka,” pungkas Zuhri.
Ia berharap seluruh sasaran pembangunan TMMD ke-130 dapat diselesaikan sesuai rencana dan memberikan manfaat bagi masyarakat Desa Jarin, khususnya dalam meningkatkan kualitas tempat tinggal, akses transportasi, serta ketersediaan air bersih.












