BLORA, Rabu (04/11) suaraindonesia-news.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora menyalurkan bantuan finansial senilai Rp143,6 juta kepada 59 warga yang terdampak bencana angin kencang di Kecamatan Kedungtuban dan Kecamatan Cepu, Selasa (3/11/2026).
Bantuan tersebut diberikan untuk membantu mempercepat pemulihan kondisi masyarakat, khususnya dalam memperbaiki rumah warga yang mengalami kerusakan pada bagian atap maupun struktur bangunan akibat terjangan angin kencang.
Penyerahan bantuan dilakukan langsung oleh Bupati Blora, Dr. H. Arief Rohman, didampingi Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Blora, H. Sutaat, S.Pd.
Berdasarkan rincian penyaluran, sebanyak 10 warga di Desa Nglandeyan, Kecamatan Kedungtuban, menerima bantuan dengan total anggaran Rp35,5 juta. Sementara itu, 49 warga terdampak di Kecamatan Cepu mendapatkan bantuan sebesar Rp108,1 juta.
Dengan demikian, total bantuan yang disalurkan mencapai Rp143,6 juta untuk 59 penerima manfaat, dengan nilai bantuan yang bervariasi sesuai alokasi masing-masing penerima.
Bupati Blora, Arief Rohman, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang terdampak bencana.
“Bencana dapat datang sewaktu-waktu dan tidak pernah diharapkan. Bantuan ini diharapkan dapat memicu semangat warga untuk segera bangkit dan memperbaiki rumah agar layak dihuni kembali,” ujar Arief.
Dalam penanganan dampak bencana tersebut, Pemkab Blora melibatkan sejumlah pihak melalui koordinasi lintas sektor, mulai dari pemerintah kecamatan, pemerintah desa dan kelurahan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), hingga Baznas Kabupaten Blora.
Keterlibatan Baznas menjadi salah satu bentuk dukungan dalam mempercepat penyaluran bantuan kepada masyarakat terdampak, melalui pemanfaatan dana zakat sebagai pelengkap dukungan dari pemerintah daerah.
Selain menyalurkan bantuan, Pemkab Blora juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan menyusul potensi cuaca ekstrem yang dapat memicu terjadinya bencana.
Masyarakat diimbau untuk menjaga lingkungan sekitar dan meningkatkan kesiapsiagaan guna mengantisipasi kemungkinan terjadinya bencana susulan.
Pemkab Blora juga mengingatkan para penerima bantuan agar menggunakan dana yang telah diterima sesuai peruntukannya, terutama untuk memperbaiki bagian rumah yang mengalami kerusakan akibat bencana angin kencang.
Melalui penyaluran bantuan tersebut, pemerintah daerah berharap proses pemulihan kondisi warga terdampak dapat berjalan lebih cepat sehingga masyarakat bisa kembali menempati rumah dengan aman dan nyaman.












