PAMEKASAN, Rabu (09/09) suaraindonesia-news.com – Paguyuban Insan Jurnalis Pamekasan (PIJP) bersama sejumlah mitra dan tim dinas terkait menyalurkan bantuan air bersih dan jerigen kepada masyarakat yang terdampak kekeringan di Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, Rabu (09/09/2026).
Kegiatan sosial yang bertajuk “Peduli Krisis Air Bersih” tersebut dilaksanakan di sejumlah kecamatan, di antaranya Kecamatan Pademawu dan Kecamatan Tlanakan. Bantuan berupa air tangki dan jerigen didistribusikan langsung kepada warga yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.
Ketua Pelaksana PIJP, Hasib Ababil, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian insan pers terhadap masyarakat yang terdampak krisis air bersih.
“Tidak hanya mengawasi dan memberitakan, tetapi juga hadir langsung membantu masyarakat yang terdampak krisis air bersih,” ujar Hasib.
Menurutnya, kegiatan tersebut dapat terlaksana berkat sinergi dan dukungan sejumlah mitra, di antaranya Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pamekasan, Polres Pamekasan, Kodim 0826, dan Perumdam Tirta Jaya (PDAM).
PIJP menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan TNI-Polri serta seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut.
Sementara itu, Ketua PIJP, Sujak Lukman, berharap kegiatan penyaluran bantuan air bersih tidak berhenti pada kegiatan tersebut. Ia berharap kegiatan itu dapat mendorong kepedulian berbagai pihak terhadap persoalan krisis air bersih yang dialami masyarakat.
“Atas nama Paguyuban Insan Jurnalis Pamekasan, kami menginisiasi kegiatan ini dan akan bertahap ke kecamatan lainnya,” kata Sujak.
Menurut Sujak, bantuan air tangki dan jerigen yang diberikan kepada masyarakat merupakan langkah untuk memenuhi kebutuhan dalam kondisi darurat. Ia menilai, masyarakat juga membutuhkan solusi jangka panjang untuk mengatasi persoalan ketersediaan air bersih.
“Kami juga berharap Pemerintah Kabupaten melalui dinas terkait dapat memiliki skema jangka panjang untuk mengatasi krisis air di Pamekasan,” tegasnya.
Ia menambahkan, insan pers siap mengawal dan memberitakan berbagai upaya yang dilakukan untuk menyelesaikan persoalan tersebut.
“Sebagai insan pers, kami siap mengawal dan mengabarkan setiap upaya untuk menyelesaikan persoalan ini,” tambahnya.
Menurut Sujak, kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk kepedulian insan pers kepada masyarakat. Ia menilai, tugas insan pers tidak hanya melakukan peliputan, tetapi juga dapat hadir ketika masyarakat membutuhkan bantuan.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Pamekasan, Akhmad Dhofir Rosidi, menyampaikan apresiasi kepada PIJP dan seluruh mitra yang terlibat dalam kegiatan tersebut.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Pamekasan, kami mengucapkan terima kasih kepada Paguyuban Insan Jurnalis Pamekasan atas kolaborasi dan kepeduliannya,” ujar Dhofir.
Ia berharap bantuan air bersih dan jerigen tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat penerima serta digunakan dengan sebaik-baiknya.
“Semoga menjadi ladang amal berkah dan barokah bagi semua pihak yang terlibat,” tambahnya.
Kehadiran unsur TNI dan Polri dalam kegiatan tersebut juga mendapat apresiasi. Sinergi antara insan pers, pemerintah, dan aparat keamanan dinilai penting dalam mendukung kelancaran penyaluran bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Salah satu warga penerima manfaat, Subaidah (41), warga Desa Badurih, Dusun Koalas, Kecamatan Pademawu, mengaku terbantu dengan adanya bantuan air bersih dan jerigen tersebut.
“Sangat bermanfaat buat kami untuk salat, untuk makan minum dan lain-lainnya. Ada air dan jerigennya jadi bisa kami simpan. Semoga kedepannya menjadi ladang pahala, amin,” ucapnya.
PIJP menyatakan akan terus mengawal dan memberitakan perkembangan terkait pendistribusian air bersih di Kabupaten Pamekasan. Paguyuban tersebut juga menegaskan bahwa persoalan krisis air bersih merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan keterlibatan berbagai pihak.












