ACEH, Kamis (10/09) suaraindonesia-news.com – Anggota DPD RI asal Aceh, Sudirman atau yang akrab disapa Haji Uma, bersama Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Aceh dan komunitas Group Aceh Bersatu (GAB) Malaysia memfasilitasi pemulangan jenazah Mustafa, warga Gampong Cot Peuradi, Kecamatan Suka Makmur, Kabupaten Nagan Raya.
Mustafa meninggal dunia di Hospital PPUM Ceras, Selangor, Malaysia, pada Sabtu (05/09/2026) akibat sakit komplikasi batuk dan paru-paru. Almarhum diketahui telah merantau ke Malaysia selama sekitar delapan tahun dan bekerja sebagai pekerja harian di sektor konstruksi.
Jenazah dipulangkan ke Indonesia menggunakan pesawat Malaysia Airlines MH 860 dan tiba di Bandara Internasional Kualanamu, Sumatera Utara, pada Selasa (08/09/2026) sekitar pukul 15.00 WIB.
Setibanya di Kualanamu, jenazah disambut Fajrin, staf Haji Uma, kemudian langsung dibawa pulang menggunakan ambulans melalui jalur darat menuju kampung halaman. Jenazah selanjutnya telah dimakamkan di Gampong Cot Peuradi.
Haji Uma mengatakan, proses pemulangan dilakukan setelah pihak keluarga melalui Geuchik Gampong Cot Peuradi menyampaikan permohonan resmi untuk mendapatkan bantuan pemulangan jenazah dari Malaysia.
“Kita tidak boleh membiarkan keluarga di Aceh berjuang sendirian menghadapi situasi seperti ini. Tugas kita adalah memastikan jenazah dapat segera kembali dan dimakamkan dengan layak di kampung halaman,” ujar Haji Uma dalam siaran pers, Selasa (08/09/2026).
Ia menjelaskan, setelah menerima permohonan tersebut, dirinya segera berkoordinasi dengan Ibnu Malek, Wakil Ketua GAB Malaysia, dan BP3MI Aceh untuk mengurus berbagai keperluan administrasi dan teknis pemulangan.
“Begitu menerima laporan, saya langsung koordinasi dengan tim penghubung di Malaysia dan BP3MI Aceh agar semua proses berjalan lancar,” ujarnya.
Biaya pemulangan jenazah dari Malaysia hingga Bandara Kualanamu mencapai sekitar Rp18 juta dan ditanggung oleh pihak keluarga. Sementara itu, biaya ambulans dibantu BP3MI Aceh. Tim pendamping juga diturunkan untuk mengawal proses pemulangan hingga ke rumah duka.
Haji Uma turut menyampaikan belasungkawa kepada keluarga almarhum serta apresiasi kepada GAB Malaysia dan BP3MI Aceh yang turut membantu proses pemulangan jenazah tersebut.
“Semoga keluarga diberikan ketabahan, dan Allah SWT menerima amal ibadah almarhum,” demikian Haji Uma.
Sementara itu, Sanawati, istri almarhum Mustafa, menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu proses pemulangan jenazah suaminya.
“Terima kasih kami kepada semua yang telah membantu. Hanya Allah SWT yang dapat membalas kebaikan saudara-saudara semua,” ucap Sanawati.












