TP4D Abdya Sosialisasikan dan Evaluasi Penggunaan Anggaran Desa

oleh -25 views
152 Keuchik di Abadya saat menghadiri kegiatan sosialisasi dan evaluasi pengunaan anggaran Desa dikejaksaan Negeri Aceh Barat Daya. Kamis (4/72019).

ABDYA,Kamis (4/7/2019) suaraindonesia-news.com – Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintah dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejaksaan Negeri Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) melaksanakan sosialisasi dan evaluasi penggunaan dana desa (DD) dengan para kepala Desa dan pihak Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Pengendalian Penduduk dan Pemberdayaan Perempuan (DPMP4) kabupaten setempat.

Kajari Abdya, Abdur Kadir, SH, MH dalam kegiatan yang turut dihadiri kepala DPMP4K Abdya, Yusan Sulaidi serta seluruh kepala Desa se Abdya itu menegaskan, pihak TP4D akan membantu para kepala Desa yang mengalami hambatan dalam penyusunan surat penanggung jawaban (SPJ) penggunaan anggaran Desa.

Diterangkan Kajari, TP4D yang merupakan tim pengawal pembangunan daerah mengajak seluruh kepala desa untuk segera menyelesaikan SPJ tahap I tahun 2019.

“Tujuan sosialisasi ini adalah supaya SPJ yang belum selesai dapat dipercepat, SPJ Tahap I itu diberikan paling lambat 30 Agustus,” katanya.

Dalam penyusunan SPJ itu, sambungnya, TP4D akan membantu dengan cara turun langsung ke desa-desa jika dalam proses penyusunan tersebut ada hambatan.

“TP4D juga akan mendorong pihak terkait untuk lebih kompetitif,” terang Abdur Kadir.

Abdur Kadir juga berharap, dengan seringnya dilakukan koordinasi antara pihak desa, DPMP4K dengan TP4D kendala-kendala dan hambatan dalam melakukan penyusunan SPJ dapat dipercepat.

“Yang paling penting meminimalisir dan mencegah terjadinya penyimpangan sejak dini,” ujarnya.

Terkait Ayam KUB, Kajari menyebutkan, pihaknya sedang mendiskusikan penggunaan Ayam KUB 2018, itu sedang didiskusi siapa saja yang melaksanakan kegiatan pemberdayaan ekonomi ayam KUB.

“Kita sedang menulusuri seberapa besar anggaran penyediaan Ayam KUB perdesa termasuk berapa yang sudah terealisasikan. Berapa yang teralisir, berapa yang belum teralisir, nanti akan diperiksa di masing masing kecamatan,” terang Kajari.

Sementara itu, keuchik Ujong Tanah Kecamatan Setia, Darwis disela-sela kegiatan mengatakan, dengan diadakannya sosialisasi itu menjadi spirit  bagi para keuchik dalam bekerja karena yang disampaikan oleh Kajari tujuannya membantu dan mencegah  penyimpangan.

“Apa lagi berbaur dengan uang  tentu cukup rentan,” ujarnya singkat.

Reporter : Nazli
Editor : Amin
Publisher : Dewi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *