Tolak Marianus Sae, Dolvianus Kolo Siap Bakar KTA dan Hengkang dari PDIP

Kader PDIP NTT, Dolvianus Kolo, S. Pd

KUPANG-NTT, Selasa (19/12/2017) suaraindonesia-news.com – Lagi-lagi Wakil Sekretaris DPD PDIP NTT, Dlvianus Kolo, S. Pd. kembali menyatakan sikap penolakan tegasnya terhadap Surat Keputusan (SK) DPP PDIP yang menetapkan Marianus Sae sebagai Calon Gubernur NTT.

Mantan Aktivis GMNI Cabang Kupang ini mengancam akan membakar Kartu Tanda Anggota (KTA) dan keluar dari PDIP jika lebih 2 x 24 Jam DPP PDIP tidak memcabut Surat Keputusan (SK) penetapan Marianus Sae sebagai Calon Gubernur NTT dari PDIP.

“Saya akan berjuang terus utk DPP cabut SK atas Marianus Sae,Jika tututan tdk ditanggapi DPP, saya akan benar-benar bakar Kartu Anggota dan keluar dr PDIP,” tegas Dolvianus Kolo saat dikonfirmasi media ini via telpon seluler selasa, (19/12/207) pukul 08.30 WITA.

Lebih lanjut Anggota DPRD asal Daerah Pemilihan (TTU, Belu, Malaka) ini secara tegas mengingatkan bahwa PDIP merupakan partai kader sehingga kader partai yang sudah memiliki kapabilitas yang harus diakomodir dalam setiap hajatan demokrasi bukan orang non kader yang sesungguhnya tidak pernah berkontribusi terhadap partai. Selain itu keputusan ini juga akan memberikan ketakutan tersendiri bagi kader muda yang ingin merintis karir politiknya melalui PDIP karena bukan loyalitas dan pengabdian kadwr yang jadi ukuran tapi faktor uang dan unsur subjektif.

“Dia Marianus Sae bukan kader partai. Sy khawatir org muda takut membina diri dan mau berproses di PDIP Karena toh moment politik sapa saja atas nama uang bisa seenaknya datang dan di SKkan DPP PDIP. Pdip memeiliki 10 kursi di DPR dan sebagai partai yang sedang memimpin didaerah ini selama 15 tahun sementara PKB hanya memiliki 5 kursi ko Kader PDIP ditempatkn di nomor dua? Tandas Dolvianus.

Putra Timor ini menganggap penetapan Marianus Sae Sebagai calon Gubernur NTT dari adalah keputusan paling konyol pasalnya dalam historinya Marianus Sae sudah 2 kali mengalahkan PDIP dalam hujatan Pilkada Bupati dan Wakil Bupati di Kabupaten Ngada.

“Marianus Sae juga pada pilkada lalu 2x berturut2 kalahkan pdip di Ngada. Ko bisa jadi cagub ntt dr PDI? Sulit diterima akal sehat,” bebernya.

Reporter: Yoko

Editor: Amin

Publiser: Tolak Imam


Warning: A non-numeric value encountered in /home/suaraindonesia/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 1008

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here