Satreskrim Polres Pamekasan Tangkap Tiga Pelaku Ranmor, Diantarnya Pasutri

oleh -273 views
Foto: Tiga pelaku Ranmor saat dibawa ke Gedung Bhayangkara untuk dilakukan Pres Rilis.

PAMEKASAN, Senin (26/02/2024) suaraindonesia-news.com – Satreskrim Polres Pamekasan, Madura, Jawa Timur, menangkap tiga pelaku spesialis pencurian kendaraan bermotor (Ranmor), salah satunya pasangan suami istri (Pasutri), ketiganya pelaku merupakan satu rumpun dengan peran yang berbeda-beda, pelaku bereaksi sejak tahun 2021.

Dari tersangka ini, Satreskrim Polres
Pamekasan mengamankan sebanyak 15 motor berbagai merek hasil curian disejumlah tempat dengan waktu yang berbeda.

Kedua pelaku ranmor yang merupakan pasangan suami istri tersebut, ditangkap tangan petugas Satreskrim Polres Pamekasan, pada hari Sabtu 24 Februari 2024 di wilayah hukum Kabupaten Pamekasan.

Penangkapan terhadap kedua pelaku ranmor tersebut, berdasarkan Laporan Polisi (LP) LP/B/33/II/2024/SPKT/POLRES PAMEKASAN/POLDA JAWA TIMUR, Tanggal 03 Oktober 2023 TKP di Jalan Sersan Mesrul No. 53 Kelurahan Gladak Anyar, Kabupaten Pamekasan.

Baca Juga: Puncak HPN 2024, PIJP Santuni Anak Yatim dan Warga Kurang Mampu

“Berdasarkan LP tersebut kami melakukan pengembangan yang kemudian berhasil melakukan penangkapan terhadap kedua pelaku ranmor tersebut,” kata Kapolres Pamekasan, AKBP Jazuli Dani Irawan, Senin (26/02/2024).

Dua spesialis pencuri motor ini berinisial AS (35), suami dan H (30) istri, warga Desa Ceguk, Kecamatan Tlanakan, Pamekasan.

Sedangkan penadah ranmor tersebut, berinisial MQ, Warga Kecamatan Pademawu, Pamekasan.

Pelaku melancarkan aksinya dengan cara merusak rumah kunci kontak motor menggunakan alat kunci T.

Saat melancarkan aksinya, pasangan suami istri ini memiliki peran berbeda.
Suami berperan sebagai eksekutor, sedangkan istri bertugas mengawasi suaminya saat mulai merusak rumah kontak motor dengan kunci T.

Akibat perbuatan suami istri ini, mereka terancam dikenai pasal 363 ayat 1 ke 3, 4, 5 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dan diancam 7 tahun penjara.

Sedangkan tersangka MQ terancam dijerat pasal 480 ke 1, 2 KUHP tentang penadahan dengan ancaman 4 tahun penjara.

Reporter : May
Editor : Amin
Publisher : Eka Putri

Tinggalkan Balasan