Riyanta: Diperlukan Partisipasi Aktif Masyarakat dalam Pengawasan Pemilihan

oleh -17 views
Foto: Anggota DPR RI, Riyanta bersama Bawaslu RI sosialisasikan penyelenggaraan pengawasan pemilihan serentak 2024.

PATI, Sabtu (22/06) suaraindonesia-news.com – Diperlukan peran aktif masyarakat dalam pengawasan pelaksanaan pemilihan guna terbangunnya demokrasi yang baik.

“Peran masyarakat terhadap pelaksanaan pemilihan apapun, Pileg, Pilpres, Pilgub, Pilbup hingga Pilkades diperlukan dalam rangka membangun demokrasi yang telah disepakati”, kata Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Riyanta, pada Sosialisasi Penyelenggaraan Pengawasan Pemilihan Serentak Tahun 2024.

Acara diikuti berbagai komunitas masyarakat, digelar di Joglo Aspirasi Riyanta, Jalan Ahmad Yani Pati, sebagai hasil kerjasama dengan Bawaslu RI.

“Berbicara Pilar Demokrasi, ada 3 yaitu sektor pemerintahan, sektor swasta dan sektor masyarakat/ LSM”, sebutnya.

Sektor pemerintahan, lanjut Riyanta, mempunyai tugas membuat regulasi dan memberikan pelayanan terhadap barang dan jasa. Sektor swasta, tugasnya berinvestasi dan menciptakan lapangan kerja. Sedangkan sektor masyarakat/ LSM tugasnya mengawasi sektor pemerintahan dan sektor swasta.

“Termasuk didalamnya pengawasan dalam proses- proses politik. Ada ruang masyarakat (untuk pengawasan) di sana”, ungkapnya.

Maka apabila ada pelanggaran dalam tahapan penyelenggaraan pemilihan, Riyanta mendorong masyarakat untuk aktif mengawasi dan melaporkan kepada pejabat berwenang.

“Misal, saat ini sedang maraknya pemasangan banner calon kepala daerah, yang berlebihan. Ya lakukan pengawasan dan lapor”, ujarnya.

Anggota Komisi II DPR RI ini menilai, partisipasi pengawasan oleh masyarakat terhadap proses penyelenggaraan pemilihan, saat ini masih rendah. Hal itu, menurutnya, karena masih kurangnya sosialisasi.

Baca Juga: Safin: SDM Unggul Modal Dasar Pembangunan

“Yang perlu diluruskan dan harus diberi pemahaman yang benar, yaitu bahwa melakukan pengawasan bukanlah menjadi manusia yang jahat dan bukan untuk mencari- cari kesalahan orang lain. Tetapi dalam rangka tugas- tugas konstitusional yang diberikan oleh undang- undang kepada masyarakat”, jelas Riyanta.

Disisi lain, Ketua Bawaslu Kabupaten Pati, Supriyanto, yang hadir sebagai narasumber menjelaskan, pihaknya mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap pengawasan tahapan pemilihan, khususnya tahun ini, karena mendekati pemilihan.

“Dari kegiatan sosialisasi ini, output-nya adalah adanya partisipasi aktif masyarakat dalam proses pengawasan tahapan pemilihan”, kata Supriyanto.

Maka kemudian, lanjut dia, apabila ada hal- hal yang dirasa tidak sesuai ketentuan perundang- undangan, masyarakat bisa menyampaikan atau melaporkan kepada jajaran Bawaslu.

“Karena Bawaslu mempunyai slogan, yaitu Bersama Rakyat Awasi Pemilihan – Bersama Bawaslu Kita Tegakkan Keadilan”, ujarnya.

Reporter : Usman
Editor : Amin
Publisher : Eka Putri

Tinggalkan Balasan