PPP Berpeluang Jadi King Maker di Pilkada Lumajang 2024

oleh -74 views
Foto: Satori, Direktur 32 Institute

Oleh: Satori
Direktur 32 Institute

Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Lumajang 2024 menjadi salah satu perhelatan politik yang menarik perhatian banyak pelaku politik. Salah satu aktor politik yang diprediksi akan memainkan peran kunci dalam Pilkada kali ini adalah Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Dengan berbagai dinamika politik yang ada, PPP berpeluang besar untuk menjadi king maker dalam menentukan arah angin politik dan kepemimpinan di Lumajang kedepan.

Peta politik yang dinamis dan kompetitif. Berbagai partai politik berlomba-lomba untuk mendapatkan peran dan dukungan dari masyarakat. Dalam konteks ini, PPP sudah memngambil peran dan melakukan komunikasi politik dengan partai lain. Meskipun tidak selalu menjadi partai dominan, PPP selalu berhasil mempertahankan eksistensinya dalam setiap kontestasi politik di Lumajang.

PPP yang memiliki tujuh kursi bisa dijadikan modal untuk menjadi king maker di Pilkada Lumajang 2024. Pertama, Ketua PPP Bapak Sudi atau yang lebih dikenal Kak Tuan memiliki kepemimpinan yang kuat dan punya basis massa yang solid. PPP dikenal memiliki kader dan simpatisan yang militan, terutama di kalangan warga NU. Modal ini memberikan peluang tersendiri bagi PPP untuk menjadi king maker.

Kedua, Perolehan suara Caleg nya cukup dominan di setiap Dapil dan struktur Partai yang kuat hingga tingkat desa. Jaringan ini memungkinkan PPP untuk menjangkau berbagai lapisan masyarakat dan membangun komunikasi politik yang efektif.

Strategi PPP Menjadi King Maker

Untuk benar-benar menjadi king maker, PPP perlu menerapkan sejumlah strategi yang tepat. Salah satunya adalah membangun koalisi strategis dengan partai-partai lain sepeti Golkar, Nasdem dan Demokrat. Dalam politik, koalisi sering kali menjadi salah satu kunci kemenangan. PPP bisa memanfaatkan tujuh kursi di parlemen sebagai partai penentu dan posisi tawar untuk menawarkan kerjasama politik dengan partai-partai lain yang memiliki visi dan misi yang sejalan.

Selain itu, PPP perlu mengusung calon Bupati atau Wakil Bupati dari kader sendiri yang memiliki tingkat elektoral yang baik dan Calon yang diusung harus mampu menjawab kebutuhan dan aspirasi masyarakat Lumajang. Pemilihan calon yang tepat akan meningkatkan peluang PPP untuk memenangkan Pilkada atau setidaknya menjadi penentu kemenangan bagi calon dari partai koalisi.

Meskipun memiliki peluang cukup besar, PPP juga menghadapi sejumlah tantangan. Salah satunya adalah persaingan ketat dengan partai-partai besar lainnya seperti ,Partai Gerindra, PKB dan PDIP yang juga memiliki basis massa yang kuat di Lumajang. PPP perlu bekerja cerdas untuk mempertahankan basis massanya sekaligus menarik dukungan dari swing voters pada 27 November 2024 nanti.

Tantangan lainnya adalah menjaga soliditas internal partai. Konflik internal dapat mengganggu strategi dan fokus PPP dalam memenangkan Pilkada 2024. Oleh karena itu, konsolidasi internal dan penguatan kader menjadi penting yang harus dilakukan oleh PPP.

Pilkada Lumajang 2024 merupakan momentum penting bagi PPP untuk menambah kursi kemenangan. Dengan basis massa yang cukup kuat khusuanya di wilayah utara dan pengaruh Pak Ketua yg begitu masif menjadi strategi politik yang tepat bagi PPP untuk jadi king maker pada Pilkada kali ini.

Jika berhasil, PPP tidak hanya menjadi king maker dalam menentukan arah angin politik Lumajang, tetapi juga memperkuat posisinya sebagai salah satu partai politik terkuat di Lumajang. Dalam politik tidak ada yang tidak mungkin.

Tinggalkan Balasan