PPDB 2024, Disdik Sebut Sekolah di Sumenep Bisa Tampung 100 Ribu Siswa SD

oleh -1 views
Foto: Kantor Dinas Pendidikan Sumenep.

SUMENEP, Sabtu (14/06/2024) suaraindonesia-news.com – Dinas Pendidikan (Disdik) Sumenep, Madura, Jawa Timur pada Penerimaan peserta didik baru (PPDB) 2024 sebut daya tampung sekolah dasar (SD) sederajat di seluruh Kecamatan se Kabupaten Sumenep hingga lebih dari 100 ribu peserta didik.

Kepala Bidang Pembinaan SD Disdik Sumenep, Ardiansyah mengatakan untuk daya tampung sekolah dasar (SD) sederajat di seluruh Kecamatan se Kabupaten Sumenep, telah memiliki daya tampung hingga lebih dari 100 ribu peserta didik.

Diketahui sebelumnya Disdik Sumenep telah melakukan Rapat Koordinasi, Sosialisasi, dan Penetapan PAGU – PPDB Jenjang Sekolah Dasar Tahun Ajaran 2024–2025, pada Jum’at (14/06) kemarin.

“Kalau untuk peserta didik baru di kelas satu, daya tampung kami mencapai 15 ribu,” ucap Kepala Bidang Pembinaan SD, Ardiansyah, saat dikonfirmasi melalui telepon. Sabtu (15/06/2024).

Ardi juga menyebutkan, data yang masuk ke Disdik Sumenep setiap tahunnya sejak tahun 2021-2023, berada di angka rata-rata antara 9,6 ribu hingga 11 ribu peserta didik baru yang mendaftar ke lembaga di bawah naungannya.

Baca Juga: Menjaga Kesucian Ihram dan Kesehatan Selama Ibadah Haji: Nasihat dari Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar

“InsyaAllah kami tanpa harus menambah ruang kelas baru sudah sanggup menampung siswa yang akan mendaftar di kami (red),” kayanya.

Menurutnya, berdasarkan aturan yang ada, nantinya satu ruang kelas maksimal berisi 28 siswa.

“Tapi hal ini hanya sekedar prediksi menurut analisanya kami,” jelas Ardi.

Selain itu pihaknya juga menghimbau bagi para pengawas dan struktur kepala sekolah untuk menerima amanah dari orang tua siswa yang mendaftar SD masing-masing.

“Saya tidak menyampaikan targert minimal, tapi ditekankan pada seluruh pengawasan dan struktur kepala sekolah untuk menerima amanah dari orang tua siswa,” tambahnya.

Pihaknya berharap agar masyarakat juga memperhatikan pemilihan sekolah seperti yang lebih bisa dijangkau, terdekat dan mudah dipantau oleh wali murid.

“Pendidikan menjadi tanggung jawab bersama baik itu sekolah maupun wali murid,” pungkasnya.

Reporter : Ari
Editor : Amin
Publisher : Eka Putri

Tinggalkan Balasan