Politik Uang Hantu Belaunya Kader Partai Yang Mencalonkan Diri Jadi Ketum

Reporter: Iran G Hasibuan

Bogor, suaraindonesia-news.com – Setelah hampir dua tahun partai Golkar mengalami konflik yang berkepanjangan, akhirnya partai golkar menggelar munaslub (musyawarah nasional luar biasa) di Bali sebagai titik awal dari rekonsiliasi dan mempersatukan seluruh elemen yang dilaksakan sejak 13 mei sampai 17 mei mendatang di Bali.

Sekretaria Partai Golkar Kota Bogor, Heri Cahyono mengungkapkan bahwa adanya muslub tersebut samgat diharapkan oleh semua kader partainya untuk membawa perubahan.

“Tentu saja momentum munaslub ini sangat diharapkan oleh seluruh kader partai golkar dapat membawa partai ini melonjak ke atas dan kembali berkiprah ditengah tengah masyarakat,” jelas Heri Cahyono kepada suaraindonesia melalui media Whatsapp (WA).    

Ditambahkan Heri, munaslub tersebutb adalah ajang berkompetisi terhadap kader kader partai yang berpeluang menjadi Ketua Umum (Ketum). Namun tetap harus mengingat bahwa munaslub tersebut, selain untuk menentukan kepemimpinan ditubuh DPP Partai Golkar, juga harus mampu mempersatukan kader golkar dan membawa kearah yang lebih baik.

Heri juga menyampaikan bahwa ada kegalauan dari diselenggarakannya munaslub tersebut, oleh sebab itu seluruh kader partai golkar harus memperhatikan beberapa aturan yang diterapkan oleh partai golkar.

Pertama partai golkar harus bisa menjaga komitmenya terhadap pemerintah dan menjadi partai yang selalu dekat dengam pemerintah, hal it tentu saja menjadi pelajaran penting ketika golkar jauh dari pemerintah, maka akan sulit mendapatkan legitimasi dari pemerintah terhadap keabsahan struktur kepengurusan hasil munaslub di Bali, sehingga tentu partai golkar harus pandai pandai menempatkan diri dalam posisinya dengan pemerintah sehingga kedekatan dengan pemerintah tidak sampai menimbulkan citra buruk dan stikma akan campur tangan pemerintah didalam mendikte kepemimpinan partai politik.

Kedua kata Heri, adalah adanya hantu Belau (sejenis vampir) pemainan politik uang yang berdampak ketakutan dan kerisauan kader golkar.

Ia menambahkan, politik uang masih menjadi jalan untuk menyelesaikan permasalahan dan mencapai kemenangan, sehingga dirinya berharap agar itu dihindari dan semua Caketum menjaga kredibilitasnya didalam memperoleh kemenangan dan manjauhi politik uang, karena semua itu akan menghancurkan mental dan militansi kader partai golkar diseluruh indonesia.

“Kita bersyukur panitia munaslub sangat ketat megawasi adanya politik uang dan menegakkan kode etik, jika kita bisa melewati pemilihan ketum ini dengan jujur maka kita akan bisa berdiri tegak dan punya keyakinan akan pertarungan politik di pemilu nanti,”pungkasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here