Poktan Siona Tunjukkan Hasil, Wakil Bupati Nias Ikut Panen Perdana

oleh -17 views
Wakil bupati Nias sebelah kiri

NIAS, Jumat (26/01/2018) suaraindonesia-news – Wakil Bupati Nias, Arosokhi Waruwu, SH, MH bersama perwakilan dari Dandim 0213 Nias, Perwakilan dari Polres Nias, kepala perangkat daerah Kabupaten Nias serta Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Nias Fonaso Laoli, A.Md, SE ikut serta panen perdana pada kelompok tani Siona yang dilaksanakan di desa Sirete, Kecamatan Gido, Kabupaten Nias, Sumatera Utara, Jumat (26/1).

Dalam laporannya, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Nias Fonaso Laoli, A.Md, SE mengatakan bahwa kegiatan ini dilaksanakan untuk menunjukkan adanya upaya pemerintah Kabupaten Nias dalam hal ini Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Nias melalui dinas tanaman pangan dan holtikultura Provinsi Sumatera Utara untuk pemenuhan kebutuhan ketahanan pangan.

“Serta menumbuhkan penangkaran benih sebagai bentuk kemandirian daerah dalam hal kecukupan benih padi sehingga suplai tidak tergantung kepada daerah lain,” jelas kadis.

Lebih lanjut Fonaso Laoli menjelaskan tujuan pelaksanaan kegiatan ini agar kelompok tani penerima manfaat dapat memenuhi kebutuhan benih sendiri bahkan bisa menyuplai benih ke daerah lain, sekaligus untuk mendukung para petani di Kabupaten Nias agar lebih giat dalam mengelola pertanian dan memanfaatkan secara maksimal bantuan yang telah diberikan pemerintah demi meningkat kesejahteraan petani itu sendiri.

Baca Juga: Serah Terima Jabatan Plt. Kepala SDN 071209 Bawonauru Berlangsung Sukses 

“Kelompok tani Siona dengan jumlah anggota 22 orang dan luas lahan 10 HA, sedangkan varietas benih yang digunakan inpari 32 dan Pada jadwal tanam dilaksanakan pada 11 Oktober 2017 sedangkan panen dilaksanakan pada 26 Januari 2018, dengan demikian umur tanam 108 hari,” jelasnya.

Dalam bimbingan dan arahannya, Wakil Bupati Nias Arosokhi Waruwu, SH, MH mengatakan pengembangan sektor pertanian merupakan salah satu sasaran utama pembangunan bidang ekonomi, karena penduduk daerah Kabupaten Nias sebagai besar hidup dan berpencarian sebagai petani. Berbagai cabang usaha tani yang dikelola masyarakat antara lain menanam padi sawah, padi ladang, palawija, sayur sayuran, beternak babi, ayam dan juga berkebun karet, coklat dan usaha tani lainnya.

“Namun bila kita melihat hasil berbagai hasil yang dikelola oleh masyarakat pada umumnya masih jauh dari harapan kita. Produksi dan produktifitas yang dicapai dari setiap komunitas masih rendah dan belum mampu mendorong peningkatan pendapatan dan kesejahteraan petani dan keluarganya. Hal ini disebabkan oleh berbagai keterbatasan yang kita miliki, baik pengetahuan, keterampilan serta lemahnya kemampuan kelembagaan kelompok tani yang telah terbentuk di perdesaan,” tutur Wakil Bupati dalam arahannya.

Reporter : Topan
Editor : Agira
Publisher : Tolak Imam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *