exodus
Berita UtamaNasionalNewsPemerintahan

Khaidir Abdurrahman Ditetapkan sebagai Anggota BPK RI, Haji Uma Sebut Kebanggaan bagi Aceh

×

Khaidir Abdurrahman Ditetapkan sebagai Anggota BPK RI, Haji Uma Sebut Kebanggaan bagi Aceh

Sebarkan artikel ini
IMG 20261006 125155
Foto: H. Sudirman Haji Uma, Anggota DPD RI.

JAKARTA, Selasa (06/10) suaraindonesia-news.com – Komisi XI DPR RI secara resmi menetapkan Khaidir Abdurrahman bersama Nyoman Adhi Suryadnyana sebagai anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI terpilih pada Senin (5/10/2026).

Penetapan tersebut dilakukan melalui musyawarah mufakat setelah keduanya menjalani rangkaian uji kelayakan dan kepatutan.

Terpilihnya Khaidir Abdurrahman, yang disebut merupakan putra Aceh, mendapat apresiasi dari anggota DPD RI/MPR RI asal Aceh, H. Sudirman atau yang akrab disapa Haji Uma.

Haji Uma menyebut terpilihnya Khaidir sebagai anggota BPK RI menjadi kebanggaan bagi masyarakat Aceh sekaligus catatan tersendiri bagi putra daerah yang berkiprah di tingkat nasional.

“Tentunya hasil ini menjadi sebuah kebanggaan bagi kita dan menjadi torehan sejarah bagi Aceh dengan terpilihnya putra terbaik Aceh pada lembaga tinggi auditor negara,” ujar Haji Uma, Selasa (6/10).

Haji Uma diketahui memiliki kedekatan dengan Khaidir Abdurrahman yang telah terjalin sejak lama. Keduanya pernah berada di panggung politik yang sama dan berjuang bersama pada Pemilu 2014.

Setelah itu, Haji Uma tetap menekuni jalur politik melalui DPD RI, sementara Khaidir melanjutkan perjalanan kariernya hingga dipercaya menjabat Direktur Hubungan Kelembagaan PT ASABRI (Persero).

Sebelum ditetapkan sebagai anggota BPK RI, Khaidir juga berhasil masuk dalam 10 besar calon anggota BPK RI yang direkomendasikan DPD RI setelah menyisihkan 23 kandidat. Rekomendasi tersebut disahkan melalui Sidang Paripurna Luar Biasa DPD RI pada 1 Oktober 2026.

Haji Uma selanjutnya menyampaikan harapan kepada Khaidir agar dapat menjalankan amanah sebagai anggota BPK RI dengan baik.

Menurutnya, BPK memiliki mandat konstitusional untuk memeriksa pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara. Karena itu, ia menilai integritas menjadi salah satu hal penting dalam menjalankan tugas di lembaga tersebut.

Di tengah perhatian publik terhadap tata kelola anggaran, Haji Uma berharap Khaidir dapat menjalankan tugasnya secara profesional dan turut memperkuat transparansi serta akuntabilitas pengelolaan keuangan negara.

“Dengan penuh bangga, saya mengucapkan selamat bertugas kepada Tengku Khaidir dan semoga amanah tersebut berjalan lancar dan memberikan dampak positif bagi transparansi keuangan di setiap lembaga dan kementerian nantinya,” tutur senator yang akrab disapa Haji Uma tersebut.

Terpilihnya Khaidir Abdurrahman sebagai anggota BPK RI diharapkan dapat menjadi motivasi bagi generasi muda Aceh untuk terus mengembangkan kapasitas dan berkiprah di tingkat nasional, termasuk dalam bidang pengawasan dan akuntabilitas keuangan publik.

Tinggalkan Balasan