Scroll untuk baca artikel
Example floating
Example floating
Berita UtamaTeknologi

Origami Akan dikembangkan kepada Ibu-Ibu PKK

Avatar of admin
×

Origami Akan dikembangkan kepada Ibu-Ibu PKK

Sebarkan artikel ini
Foto Origami JOC Jbr
Origami JOC Jbr

Jember, Suara Indonesia-News.Com –Jember Origami Community (JOC) akan mengembangkan seni melipat kertas atau origami kepada para kader PKK. “Kita akan kembangkan origami ini melalui PKK, IGTKI, dan Dharma Wanita,” kata ketua JOC Sri Wahyuni Djalal, disela acara kunjungan warga Jepang di aula Pendopo Bupati Jember, Rabu (24/9) malam.

Menurut Sri Wahyuni Djalal penyebarluasan origami kepada segenap lapisan masyarakat Jember ini dimaksudkan untuk menambah ketrampilan bagi para ibu-ibu di Jember. Ketrampilan Origami yang dimiliki ibu-ibu ini diharapkan dapat menjadi ketrampilan tersendiri yang mampu mebawa dampak ekonomi bagi ibu-ibu dan keluarga.

Selain itu, sambungnya, ketrampilan origami yang diajarkan kepada ibu-ibu baik melalui PKK, Dharma Wanita atu Ikatan Guru Taman Kanak-kanak Indonesia (IGTKI), nantinya dapat diajarkan pula kepada anak-anak yanga ada di rumah masing-masing.

Baca Juga :  Cobra Betina, Siap Patok Para Pelaku Kejahatan di Lumajang

“Proses pengajaran ketrampilan kepada anggota keluarga oleh ibu-ibu ini, setidaknya bisa mengurangi waktu anak-anak, yang terbiasa hanya menonton televisi atau bermain play station,” papar Sri Wahyuni Djalal.

Menurutnya, ketrampilan origami ditengarai sangat bermanfaat bagi anak-anak dan orang dewasa. Ketrampilan origami dapat memacu pertumbuhan syaraf motorik halus anak-anak. Sedangkan bagi orang dewasa, Ketrampilan origami dapat meningkatkan daya ingat baik bagi anak-anak dan orang dewasa.

Sri Wahyuni mengatakan, bahwa pengajaran ketrampilan origami bagi ibu-ibu PKK ini, diharapkan dapat terus dikembangkan kepada anggota keluarga masing-masing anggota PKK. Hal ini dimaksudkan agar seluruh anggota keluarga dapat merasakan dampak tidak langsung dari seni melipat kertas itu.

Baca Juga :  DPRD BS merealisasi Usulan Warga Desa Bumi Baru Kecamatan Seginim

Selain itu, mengajarkan origami pada anak-anak, dapat mengurangi waktu anak-anak yang terbiasa menghabiskan waktu di depan televisi maupun permainan elektronik lainnya, seperti Play Station maupun Game Computer. “Kita alihkan sementara waktu perhatian anak-anak dari televisi ataupun Playstation dengan ketrampilan origami,” kata Sri Wahyuni.

Pada kesempatan itu, Sri Wahyuni mengatakan bahwa pihaknya menyambut baik kehadiran beberapa orang Jepang yang datang mengunjungi JOC di pendopo Bupati Jember. Bahkan sejumlah masyarakat Jepang yang mengunjungi JOC itu mengaku akan datang kembali Jember dengan mengajak sejumlah rekannya di Jepang yang memiliki ketrampilan Origami, untuk mengajarkan origami kepada anggota JOC. (*)