Musrembang Desa Pasir Putih Kecamatan Bungatan Situbondo Prioritaskan Infrastruktur

oleh -38 views
Suara Indonesia-News.Com, Situbondo – Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) yang diadakan Desa Pasir Putih, Kecamatan Bungatan, Kabupaten Situbondo, memprioritaskan pembangunan bidang ekonomi, bidang pemerintahan, social dan budaya, bidang pengembangan infrastruktur wilayah. saluran air alias drainase, dan pembangunan tembok penahan longsor.
Camat Bungatan dalam sambutannya mengatakan, Musrenbang yang dilaksanakan merupakan proses perencanaan pembangunan daerah Kabupaten Pesisir Utara pada tahun 2015 mendatang, diharapkan dapat menghasilkan rumusan program dan kegiatan yang benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.
Pembangunan yang dilakukan melalui Musrenbang merupakan amanat dari Undang-Undang nomor 25 tahun tahun 2004 bagi pemangku kepentingan dalam membahas prioritas pembangunan ke depan dalam mematangkan RKPD, katanya.
Sedangkan menurut Kepala Desa Pasir Putih H. Syaenal Arifin, “Hasil Musrenbang yang diusulkan masyarakat  sebanyak 19 item pembangunan fisik dan pengadaan peralatan pertanian dan ternak. Namun Mayoritas terfokus pada drainase,”.
Pembangunan drainase tersebut, lanjut dia, terletak di antaranya beberapa titik di wilayah pasir putih. Sedangkan fisik lainnya yaitu jalan lingkungan dan perbaikan pembangunan PAUD, pembangunan perpustakaan di dusun Pecaron dan Krajan.
“Dari usulan tersebut akan dibentuk seperti proposal oleh setiap RW untuk diajukan pada acara musrenbang di tingkat Kecamatan. Pengajuan sebanyak usulan tersebut akan diprioritaskan kembali. Jadi hanya beberapa usulan yang akan lebih difokuskan untuk dimasukkan ke dana musrenbang tersebut,” ungkapnya.
Musrenbang digelar dihadiri, Muspika diantaranya Camat Bungatan, Danramil, Kapolsek Bungatan dan Anggota DPRD Kab. Situbondo, Ketua padukuhan se desa Pasir Putih , serta tokoh masyarakat tokoh agama Desa Pasir Putih yang bertempat di kantor Desa Pasir Putih.
Syaenal di kesempatan itu juga berharap, dari usulan pembangunan fisik dan non fisik bisa direalisasikan di tahun 2016  sehingga pembangunan fisik di wilayahnya lebih baik lagi. Sebagai contoh, pembangunan drainase yang diusulkan masyarakat tak lain untuk mencegah terjadinya banjir dan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.

“Dari pihak kecamatan sangat berharap dari beberapa usulan yang diajukan pihak RW/RT dalam musrenbang tadi, tidak hanya menjadi harapan saja namun bisa terwujud walaupun itu tidak seratus persen,” harapnya. (Rmt)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *