Merasa Dibohongi Oknum Kades dan Camat Kokop, Masyarakat Desa Durjan Gelar Aksi Kecaman

oleh -174 views
Gabungan tokoh mudan dan bajing Desa Durjan menggelar aksi kecaman dibalai kantor desa setempat. (Foto: Anam/SI)

BANGKALAN, Rabu (21/08/2019) suaraindonesia-news.com – Merasa tidak tahan dengan perlakuan dari Kepala Desa (Kades) Durjan dan Camat Kokop, Kabupaten Bangkalan, Madura, Jawa Timur (Jatim), beberapa tokoh Desa setempat menggelar aksi demontrasi kecaman perihal tahapan pengisian anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di kantor balai Desa setempat. Rabu (21/08) siang.

Aksi tersebut dilakukan dengan cara mendatangi kantor balai Desa dengan membentangkan beberapa poster yang berisikan tulisan kecaman pada oknum Kades dan Camat perihal regulasi pengisian anggota BPD.

Sedikitnya ada tujuh poster dibentangkan yang berisikan kalimat kecaman yakni bertuliskan, “Kami dibohongi Camat Kokop, Kami dibohongi Kades Durjan, Korban PHP, Kami menolak dan mengutuk keras terbentuknya panitia pemilihan anggota BPD di Desa Durjan.”

Selain itu, sekolompok gabungan tokoh Desa setempat tersebut juga menyatakan pengumuman persyaratan anggota yang tertempel disebelah kiri pintu ruangan kerja BPD tersebut cacat administrasi.

“Inikan dicoret, ini sudah menyalahi aturan, kemudian dikasi nama, inikan sudah ada tandatangan, seharusnya kan ada musyawarah bersama mufakat,” tegas salah satu tokoh yang enggan menyebutkan namanya sembari menunjuk pada pencoretan nama ketua panitia pengisian anggota BPD yang sudah diketik atas nama Abd Kholiq dengan digantikan dengan tulisan tangan serta telah tertandatangani bernama Mastur Rahmatullah ketua Panitia Pengisian Anggota BPD berdampingan dengan legalisasi Kades setempat Mahrus Ali.

Perlu diketahui, sebelumnya pihak Kades dan Camat mengaku sudah menjalankan tahapan pengisian anggota BPD Desa Durjan sesuai dengan mekanisme dan prosedur yang berlaku.

Reporter : Anam
Editor : Amin
Publisher : Mariska

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *