Berita UtamaNasionalNewsPemerintahan

Menteri ATR/Kepala BPN Nusron Wahid Serahkan Sertipikat Tanah Wakaf PCNU Indramayu, Tekankan Pentingnya STEM

81
×

Menteri ATR/Kepala BPN Nusron Wahid Serahkan Sertipikat Tanah Wakaf PCNU Indramayu, Tekankan Pentingnya STEM

Sebarkan artikel ini
IMG 20260421 221652
Foto: Menteri Nusron Wahid saat menghadiri acara Halalbihalal.

INDRAMAYU, Selasa (21/04) suaraindonesia-news.com – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menghadiri acara halalbihalal sekaligus menyerahkan sertipikat tanah wakaf kepada Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Indramayu.

Penyerahan sertipikat tersebut merupakan upaya pemerintah dalam memberikan kepastian hukum atas aset-aset keagamaan, sehingga dapat dikelola dan dimanfaatkan secara optimal bagi kemaslahatan umat.

Dalam sambutannya, Nusron Wahid mengajak Nahdlatul Ulama untuk terus memperkuat peran sebagai organisasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Ia menekankan bahwa kontribusi organisasi tidak hanya terbatas pada bidang keagamaan, tetapi juga perlu menjangkau sektor kesehatan, ekonomi, dan pendidikan.

“Kebermanfaatan organisasi dapat diwujudkan melalui penguatan dakwah, layanan kesehatan, serta pengembangan ekonomi umat,” ujarnya.

Selain itu, Nusron juga menyoroti pentingnya penguasaan bidang STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics) sebagai kunci mendorong kemandirian bangsa di masa depan. Menurutnya, penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi akan sangat menentukan daya saing Indonesia di tingkat global.

Ia merinci tiga sektor utama yang bergantung pada penguasaan teknologi, yakni sektor pangan untuk mencapai kedaulatan melalui inovasi pertanian, sektor energi dalam mendukung transformasi menuju sumber energi berkelanjutan, serta sektor teknologi dalam menghadapi persaingan global di era digital.

Sebagai bentuk dukungan konkret, Nusron Wahid menyerahkan dua sertipikat tanah wakaf secara langsung kepada Ketua PCNU Indramayu. Langkah ini diharapkan dapat meminimalisir potensi sengketa lahan di kemudian hari, sehingga aset tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk kepentingan masyarakat.

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian kunjungan kerja Kementerian ATR/BPN dalam memastikan program sertifikasi tanah, termasuk tanah wakaf dan tempat ibadah, berjalan optimal di seluruh wilayah Indonesia.

Tinggalkan Balasan