Mediasi Dengan PT WKN, Puluhan Warga Minta Perusahaan Rekrut Tenaga Kerja Lokal

oleh -796 views
Suasana mediasi warga dengan Manager HRD PT WKN di Workshop Jalan Mulawarman, Kelurahan Teritip, Balikpapan Timur, Sabtu, (14/8/2021).

BALIKPAPAN, Sabtu (14/8/2021) suaraindonesia-news.com – Puluhan warga perwakilan dari tiga RT di Kelurahan Teritip, Kecamatan Balikpapan Timur mendatangi Workshop PT Karunia Wahana Nusa (KWN), Sabtu (14/8/2021).

Kedatangan warga yang berjumlah sekitar 35 orang ini berasal dari lingkungan RT 38, RT 06, dan RT 30 untuk menyampaikan aspirasi kepada pihak perusahaan terkait dengan kontribusi kepada warga terutama soal perekrutan tenaga kerja di sekitar Workshop.

“Tujuan kita mendatangi Workshop PT WKN adalah untuk menyampaikan aspirasi kepada pihak perusahaan terkait kontribusi kepada warga dilingkungan perusahaan,” ucap perwakilan warga Sultani Fajar saat ditemui media ini usai melakukan mediasi dengan pihak perusahaan.

Menurut Fajar, sejak berdirinya Workshop PT WKN kurang lebih selama 10 tahun belum ada kontribusi kepada warga dilingkungan beroperasinya Workshop.

“Sebelumnya kami dari warga sudah pernah melakukan pertemuan terkait dengan kontribusi kepada warga. Kami pernah menyampaikan agar PT WKN dapat merekrut tenaga kerja¬† dilingkungan beroperasinya Workshop ini, tapi pihak perusahaan slow respon. Sehingga kami mendatangi Workshop hari ini,” kata Fajar.

Fajar mengatakan, dari hasil mediasi tersebut pihaknya akan kembali melakukan pertemuan dengan manajeman perusahaan yang rencananya di jadwalkan pada hari Senin (16/8/2021) mendatang.

“Hasil mediasi hari ini akan kita jadwalkan kembali untuk pertemuan selanjutnya dengan pihak perusahaan, kita akan konfirmasi lagi kepada warga terkait tuntutan yang akan disampaikan nanti. Rencananya kita jadwalkan pada hari senin,” tuturnya.

Selain mediasi terkait persoalan tenaga kerja, warga juga meminta perusahaan agar aktivitas Workshop di atas jam 22.00 Wita minta dihentikan. Karena mengganggu istirahat warga yang tempat tinggalnya berdampingan langsung dengan Workshop.

“Kami juga sudah pernah menegur aktivitas bongkar muat dan perbaikan alat berat di Workshop pada jam 22.30 Wita, teguran itu sudah tiga kali kami sampaikan akibat suara bising yang mengganggu jam istirahat warga, tapi tidak direspon oleh pihak perusahaan. Memang suara bising itu tidak setiap hari, kami sudah menegur aktivitas mereka,” seru Fajar dengan nada kesal.

Sementara itu, Manager Human Resources Departemant (HRD) PT WKN, Handoyo, menjelaskan kedatangan warga untuk mediasi terkait beberapa tuntutan yang di ajukan kepada pihak perusahaan yang salah satunya adalah perekrutan tenaga kerja.

“Perusahaan memang ada lowongan pekerjaan, tetapi untuk penempatan di lokasi operasi perusahaan bukan di Workshop. Dilokasi kita butuh mekanik, operator, dan driver,” kata Handoyo.

Selanjutnya, kata Handoyo, pihaknya akan menunggu jadwal pertemuan berikutnya dengan warga untuk mediasi.

“Untuk aktivitas malam di Workshop kita hentikan dulu sementara, sebenarnya aktivitas malam di Workshop hanya hari-hari tertentu saja, tidak tiap hari. Kedepannya kita akan singkronkan dengan warga sekitar supaya tidak terganggu,” ungkapnya.

Reporter : Fauzi
Editor : Redaksi
Publisher : Syaiful

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *