Masyarakat Silo Dapat Bantuan Sumur Bor

Pemotongan pita pemberian bantuan sumur bor dari Badan Geologi Kementerian ESDM (Foto: Humas Pemkab Jember)

JEMBER, Selasa (12/2/2019) suaraindonesia-news.com – Masyarakat Dusun Sumber Pakem Desa Silo Kecamatan Silo Jember mendapatkan bantuan sumur bor dari Badan Geologi Kementerian ESDM.

Sumur bor tersebut mempunyai spesifikasi di antaranya kedalaman 100-125 meter, debit air rata-rata 2 liter/ detik, dengan konstruksi pipa besi galvanis diameter 6 inchi, pasokan listrik dari genset dengan kapasitas 12,5 kVA dengan menggunakan pompa selam (submersible) 3 PK, dan dilengkapi dengan rumah genset, rumah pompa dan bak penampungan air berkapasitas 5000 liter yang mampu melayani kebutuhan air bersih sampai dengan 2800 jiwa penduduk.

Bantuan sumur bor ini diresmikan langsung oleh Wakil Bupati Jember Drs. KH. Muqit Arif bersama Kepala Biro Umum Kementerian ESDM Drs. Endang Sutisna dan Anggota Komisi VII DPR RI Bambang Haryadi, Selasa (12/2) siang.

Endang Sutisna menerangkan bahwa sampai dengan Februari 2019, Kabupaten Jember telah menerima bantuan sumur bor di 12 titik yang tersebar di beberapa daerah. Dia juga mengatakan bahwa Kementerian ESDM terus berupaya menambah anggaran program ini supaya dapat menjangkau masyarakat di daerah sulit air bersih yang lebih banyak lagi.

“Kita menyadari bahwa kebutuhan air bersih itu adalah kebutuhan yang sangat utama dan di beberapa titik itu memang sulit air, kita sudah punya data mengenai daerah yang sulit air tersebut dan skemanya itu masing-masing Bupati dan Walikota mengajukannya ke Kementerian ESDM,” terang Sutisna.

Dia merincikan selama tahun anggaran 2018, Kementerian ESDM telah membangun sumur bor sebanyak 506 unit yang tersebar di berbagai wilayah di Indonesia, sedangkan untuk tahun anggaran 2019 jumlah tersebut akan ditingkatkan lagi dengan target 650 unit.

“Sumur bor ini membutuhkan bahan bakar solar untuk mengoperasikannya, dimana 1 liter solar dapat untuk memenuhi satu tandon artinya dibanding manfaat yang didapat ini sangat efisien,” lanjut Sutisna.

Sementara Wakil Bupati Jember, Drs. KH. Muqit Arif menjelaskan bahwa dengan adanya bantuan sumur bor untuk memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat yang hidup di daerah sulit air bersih, merupakan perwujudan hadirnya Negara dalam memenuhi hak hidup rakyatnya.

“Wilayah Jember masih ada beberapa titik yang juga membutuhkan juga, semoga nanti Kementerian ESDM dapat membantu sehingga secara bertahap kemudian seluruh wilayah dapat air bersih,” terang Wabup Jember, Muqit Arif.

Muqit selanjutnya berpesan kepada Kepala Desa setempat untuk menjaga serta merawat fasilitas sumur bor yang telah diresmikan tersebut.

“Dengan adanya sumur bor ini maka kebutuhan air bersih yang sesungguhnya yang siap untuk dikonsumsi itu sudah tersedia, tinggal saja bagaimana program atau proyek sumur bor yang sudah diserahkan dan diresmikan hari ini, perawatannya kesinambungannya dan pembagiannya itu saya minta kepada pak kades untuk betul-betul ditata dengan sebaiknya sehingga nanti betul-betul membawa berkah bagi masyarakat,” pesannya kepada Kades Silo, Sudasir.

Reporter : Guntur Rahmatullah
Editor : Amin
Publisher : Imam

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here