exodus
BeritaNewsPemerintahan

Kunjungi Madat, Kapolres Aceh Timur Tampung Aspirasi Warga soal Narkoba hingga Infrastruktur Pascabanjir

×

Kunjungi Madat, Kapolres Aceh Timur Tampung Aspirasi Warga soal Narkoba hingga Infrastruktur Pascabanjir

Sebarkan artikel ini
IMG 20261019 190612
Foto: Sejumlah warga berdialog dengan Kapolres Aceh Timur, dalam agenda silaturrahmi.

ACEH TIMUR, Senin (19/10) suaraindonesia-news.com – Kapolres Aceh Timur AKBP Aris Cai Dwi Susanto melakukan kunjungan perdana ke Kecamatan Madat, Kabupaten Aceh Timur, Senin (19/10/2026). Dalam pertemuan tersebut, masyarakat menyampaikan sejumlah keluhan dan aspirasi, mulai dari peredaran narkoba hingga kondisi infrastruktur yang belum pulih pascabanjir akhir 2025.

Kegiatan yang mengusung tema “Pererat Silaturahmi, Membangun Sinergi, Mewujudkan Gampong yang Aman dan Damai” itu berlangsung di Gampong Tanjong Minjei. Hadir dalam kegiatan tersebut para keuchik, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta pimpinan dayah se-Kecamatan Madat.

Acara diawali dengan prosesi peusijuek atau tepung tawar yang dipimpin Abu Sofyan Suri, Pimpinan Dayah Darul Abrar, Gampong Tanjong Minjei.

Camat Madat, Zulfikar, menyampaikan apresiasi atas kunjungan Kapolres Aceh Timur tersebut. Menurutnya, pertemuan itu menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk menyampaikan persoalan yang dihadapi secara langsung kepada pihak kepolisian.

“Kunjungan ini menjadi momentum yang sangat baik, di mana masyarakat dapat langsung menyampaikan uneg-uneg dan berdialog terbuka dengan Bapak Kapolres,” ujarnya.

Dalam pemaparannya, Kapolres Aceh Timur AKBP Aris Cai Dwi Susanto menjelaskan sejumlah faktor yang menurutnya dapat memengaruhi terjadinya tindak kriminalitas. Faktor tersebut antara lain motivasi pelaku, termasuk yang berkaitan dengan persoalan ekonomi, pemilihan sasaran kejahatan, serta lemahnya sistem pengamanan dan pengawasan.

Ia juga menyoroti pentingnya peran aparat keamanan, petugas pengamanan, pemanfaatan kamera pengawas atau closed-circuit television (CCTV), serta partisipasi masyarakat dalam upaya pencegahan tindak kejahatan.

Sebagai salah satu upaya memperkuat pengawasan, Kapolres menyampaikan wacana pemasangan 1.000 unit CCTV di seluruh gampong di Kabupaten Aceh Timur. Rencana tersebut diharapkan dapat membantu upaya pencegahan dan penanganan tindak pidana.

Namun, wacana tersebut masih perlu ditindaklanjuti dengan penjelasan lebih lanjut mengenai perencanaan, sumber anggaran, tahapan pemasangan, serta mekanisme pengelolaannya.

Pada sesi dialog terbuka, warga menyampaikan sejumlah persoalan yang membutuhkan perhatian bersama. Di antaranya keresahan terhadap peredaran dan penyalahgunaan narkoba, kondisi ekonomi masyarakat, serta kebutuhan perbaikan infrastruktur yang terdampak banjir pada akhir 2025.

Penyampaian aspirasi tersebut menjadi bagian dari dialog antara masyarakat, pemerintah kecamatan, dan kepolisian untuk mengidentifikasi persoalan yang dihadapi warga di wilayah Madat.

Kegiatan berlangsung dalam suasana akrab. Melalui pertemuan tersebut, diharapkan komunikasi antara kepolisian dan masyarakat semakin terbuka sehingga berbagai persoalan keamanan dan kebutuhan warga dapat ditindaklanjuti sesuai kewenangan masing-masing pihak.

Tinggalkan Balasan