Ketua P4TM Beli Tembakau Petani dengan Harga Rp 45 Ribu Perkilo

oleh -370 views
Foto: Ketua Umum P4TM, H. Khairul saat melakukan pembelian tembakau milik petani gudang utama miliknya sendiri di Jalan Raya Desa Blumbungan, Kecamatan Larangan, Selasa siang.

PAMEKASAN, Selasa (16/08/2022) suaraindonesia-news.com – Meski musim kemarau tahun ini di Madura diprediksi masuk kemarau basah, namun tidak menyulitkan P4TM dalam memperjuangkan hak petani tembakau, salah satunya dalam pembelian.

Pasca deklarasi kemarin, ketua P4TM melakukan pembelian tembakau petani dengan harga Rp 35 ribu hingga Rp 45 ribu perkilo gram.

“Kami kali ini melakukan pembelian tembakau berkisar 700 bal. Sementara untuk harga terendah mulai dari Rp 35 ribu dan paling tinggi Rp 45 ribu. Nanti ke depan bisa naik tergantung kuwalitas tembakaunya petani,” ungkap Ketua Umum P4TM, H. Khairul Umam, Selasa, (16/08).

Pria yang akrab disapa Haji Her Bawang Mas tersebut membeli tembakau petani dengan cara tidak mengambil contoh atau poster.

“Kami sedikitpun tidak mengambil sampel (contoh) yang sudah di sortir, dan sampel ini nanti kami beli dan ditimbang, karena ini milik petani yang sudah susah payah menanam merawat,” terangnya di gudang utama miliknya sendiri di Jalan Raya Desa Blumbungan, Kecamatan Larangan, Selasa siang.

Menurutnya, selama di lapangan banyak temuan bahwa tidak sedikit oknum-oknum pembeli perwakilan pabrikan melakukan pengambilan sampel dengan cara tidak adil, yakni pengambilannya sangat besar dan tidak ikut ditimbang sebagai hak dari para petani.

“Oleh karena itu P4TM sebagai edukasi dalam peraktik pembelian tembakau Madura, maka tekat dan ikhtiar kami akan terus berupaya terbaik dan membela petani untuk tidak dirugikan,” paparnya.

Pihaknya berharap, semoga hal ini dapat menjadikan kesadaran dan keterbukaan semua pihak untuk bagaimana para petani tidak terus menerus dirugikan.

“Para petani harus untung, tentunya sesuai dengan kwalitas tembakaunya. Jadi harganya juga berkualitas,” tegasnya.

Sementara itu, petani tembakau asal Kecamatan Pakong, Abd Hadi, mengucapkan terima kasih kepada P4TM yang telah cukup membantu demi kesejahteraan para petani ke depan.

β€œIni sangat luar biasa sekali, kami sangat terbantu dengan adanya hal ini. P4TM tidak mengambil sampel kepada para petani ini membuktikan bahwa Haji Her betul-betul membuktikan ucapannya,” ujar Hadi.

Dia mengungkapkan, meski musim tanam di Madura saat ini kemarau basah, namun pembelian serta harga tembakau tetap tinggi, salah satunya yang dilakukan oleh P4TM.

“Harga dan cara pembelian dari P4TM ini sangat membantu para petani tembakau,” pungkasnya.

Reporter : May
Editor : M Hendra E
Publisher : Nurul Anam

Tinggalkan Balasan