SLEMAN, Rabu (28/10) suaraindonesia-news.com – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) menggelar kegiatan Review dan Finalisasi Hasil Penyusunan Penjenjangan Kinerja di Pendopo Sasana Widya Bhumi, Politeknik Agraria STPN, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Kegiatan tersebut bertujuan memfinalisasi penjenjangan kinerja organisasi yang akan menjadi acuan dalam pengelolaan kinerja di seluruh jajaran Kementerian ATR/BPN. Penyusunan ini diarahkan untuk menyelaraskan perencanaan, penganggaran, dan evaluasi kinerja agar pelaksanaan tugas pada setiap jenjang organisasi dapat berlangsung secara terukur dan akuntabel.
Staf Ahli Bidang Partisipasi Masyarakat dan Pemerintah Daerah, Andi Tenri Abeng, saat membuka kegiatan tersebut berharap proses finalisasi menghasilkan sistem penjenjangan kinerja yang dapat diterapkan secara efektif.
“Hasil yang saya harapkan adalah penjenjangan kinerja yang implementatif, terukur, dan selaras. Ketika kegiatan ini selesai, kita juga harus memiliki kesepahaman mengenai bagaimana hasilnya nanti dapat memperkuat manajemen kinerja kementerian,” ujar Andi Tenri Abeng.
Kegiatan tersebut dilaksanakan melalui mekanisme dalam jaringan (daring) dan luar jaringan (luring). Acara diawali dengan laporan Ketua Panitia, Sandra Maria Stephanie Hutabarat.
Sejumlah pejabat turut memberikan sambutan, yakni Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Politeknik Agraria STPN, Sri Yanti Achmad, selaku tuan rumah; Inspektur Wilayah IV, Agust Yulian; serta Kepala Biro Perencanaan dan Kerja Sama, Bahrun Munawir.
Dalam rangka memperkuat pengelolaan dan pemantauan kinerja, Kementerian ATR/BPN juga meluncurkan Dashboard SKMPP dan Tanya Massur.
Peluncuran kedua inovasi tersebut ditandai dengan penyatuan potongan puzzle yang membentuk logo SKMPP. Inisiatif ini ditujukan untuk mendukung pengembangan sistem informasi pemantauan dan pengukuran kinerja organisasi.
Dari perspektif Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB), penjenjangan kinerja dan penguatan sistem informasi merupakan bagian dari upaya penerapan akuntabilitas kinerja instansi pemerintah.
Plt. Asisten Deputi Perumusan dan Koordinasi Kebijakan Penerapan Akuntabilitas Aparatur dan Pengawasan KemenPAN-RB, Gita Aurora, mengapresiasi langkah yang dilakukan Kementerian ATR/BPN tersebut.
“Kegiatan ini adalah salah satu bentuk penguatan dalam implementasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) yang berfokus kepada sistem informasi untuk pengukuran kinerja yang dikembangkan oleh Kementerian ATR/BPN melalui reengineering SKMPP,” ungkap Gita.
Setelah peluncuran, kegiatan dilanjutkan dengan diskusi dan penajaman materi melalui pembagian tiga desk pembahasan. Setiap desk bertugas menelaah sasaran strategis Kementerian ATR/BPN sebagai bagian dari proses penyempurnaan penjenjangan kinerja.
Melalui kegiatan ini, Kementerian ATR/BPN berupaya menyelaraskan sasaran dan pengukuran kinerja antarjenjang organisasi. Hasil finalisasi diharapkan dapat menjadi dasar pengelolaan kinerja yang lebih terukur serta mendukung peningkatan akuntabilitas pelaksanaan tugas kementerian.
Meski demikian, penerapan sistem tersebut selanjutnya perlu didukung dengan mekanisme pemantauan dan evaluasi yang konsisten agar keselarasan antara perencanaan, penganggaran, dan capaian kinerja dapat terukur secara berkelanjutan.












