Kadisdikbud Abdya Siap Tempati Bangunan Pendopo di Desa Lhung Tarok

Keterangan fhoto : Bangunan pendopo baru di Desa Lhueng Rarok, Keca­matan Blangpidie yang kini kondisinya mulai rusak.

ABDYA, Rabu (12/6/2019) suaraindinesia-news.com – Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Aceh Barat Daya (Abdya) di rencanakan akan direlokasi ketempat baru yang berlokasi di Desa Lhung Tarok, Kecamatan Balangpidie, Kabupaten setempat.

Relokasi tersebut berdasarkan berita acara pinjam pakai gedung nomor: BAPPG/06/V/2019 dan diketahui langsung oleh Sekretaris Dearah (Sekda) Abdya, Drs. Thamrin.

Kepala Disdikbud Abdya, H.Jauhari,mengaku ihwal pemindahan itu lantaran kantor yang beralamat di Jalan Bukit Hikau, Kompleks perkantoran Abdya lantaran sudah sempit.

“Kita pastikan dulu kondisi fisik seperti listrik, air dan mobiler lainnya, kalau sudah lengkap nanti baru kita tempati,” kata Jauhari Rabu (12/6/2019).

Dijelaskan Jauhari, kondisi bangunan gedung pendopo itu, kini dalam keadaan rusak akibat ditelantarkan dan tidak digunakan. Lanjutnya, kalau semua perlengkapan sudah masuk ke semua ruangan nanti baru kita putuskan.

Pihaknya mengaku, pertimbangannya menduduki tempat itu guna menghindari kerusakan atau kehancuran lantaran tidak bertuan apalagi jika digunakan oleh tangan-tangan jahil sebagai tempat maksiat.

“Jika kita lihat tempatnya memeng sudah bagus. dasar itu lah sehingga kami berencana pindah kesana, apalagi aset itu sekarang sudah di serahkan ke dinas pendidikan,” ungkapnya.

“Dengan sudah diserahkan kepada kami, kata kadis, kami berkewajiban penuh memeliharanya dan Insyaallah dalam beberapa bulan ini akan kita tempati bangunan,” imbuh Jauhari.

Sebagaimana yang diberitakan sebelumnya, Bupati Aceh Barat Daya (Abdya) Jufri Hasanuddin, Kamis (6/7) meresmikan pendopo baru di Desa Lhueng Rarok, Keca­matan Blangpidie yang berlokasi di pinggiran daerah aliran sungai (DAS) Krueng Su­soh. Pembangunan pendopo tersebut mene­lan biaya sebesar Rp 24,7 miliar lebih bersumber dari anggaran pendapatan belanja kabupaten (APBK) 2015 dan 2016.

Bangunan pendopo yang berdiri di atas tanah seluas 45.091 meter persegi itu dikerjakan oleh PT Brahmakerta Adiwira de­ngan nomor kontrak 602/07/KONTRAK-CK/PU/2015  tanggal 18 Juni 2015 yang diselesaikan selama 550 hari ka­lender dengan luas bangunan mencapai  4.425 meter persegi.

Reporter : Nazli
Editor : Amin
Publisher : Dewi


Warning: A non-numeric value encountered in /home/suaraindonesia/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 1008

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here