Bupati Sumenep Pantau Langsung Keindahan Goa Soekarno

Bupati Sumenep dua dari kanan dan wakil Bupati pertama dari kanan sedang duduk santai di cafe gua Soekarno

SUMENEP, Rabu (12/6/2019) suaraindonesia-news.com — Bupati Sumenep A Busyro Karim Bersama Wakil Bupati Sumenep Achmad Fauzi melihat langsung keindahan Wisata Goa Soekarno yang terletak di ujung paling barat Kabupaten Sumenep yaitu di Desa Panaongan, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur ini secara langsung.

Dalam kunjungannya, Bupati ditemani istri tercinta Ibu Nur Fitriana yang juga ingin menikmati secara langsung keindahan goa Soekarno.

Bupati Sumenep mengatakan, untuk pengembangan didalam goa ini masih bisa dikreasi lagi agar lebih indah dan lebih menarik, karena masih banyak untuk sentuhan sentuhan yang lain.

“Masih banyak yang harus dikembangkan di dalam goa ini dan membutuhkan kreasi kreasi yang baru supaya goa ini tetap menjadi indah dimata wisatawan dari luar daerah,” terangnya.

Orang nomor satu di Kabupaten ujung timur pulau Madura ini menambahkan, bahwa perawatan goa ini harus maksimal supaya tidak terlihat kumuh dikemudian hari.

“Dengan pengunjung sebanyak ini, perawatan di goa ini harus dimaksimalkan karena kalau tempat ini tidak dirawat maka akan terlihat kumuh dan tak enak dilihat,” imbuh mantan Ketua DPRD Kabupaten Sumenep itu.

Dengan semangat Bupati mengajak para wisatawan yang masih belum sampai di goa Sukarno.

“Ayo siapapun yang kebetulan dengar suara saya ini coba aja silahkan datang ke goa Sukarno ini, pasti anda ingin kembali lagi,” ajak Bupati dua periode itu menutup pembicaraannya.

Diwaktu yang sama pengelola goa Syaiful Anwar juga memberikan keterangan bahwa goa Sukarno ini akan terus dibangun dan luarnya nanti akan disulap menjadi tempat wisata yang indah.

“Ini masih dalamnya aja yang kami bangun nanti luarnya juga akan kami sulap menjadi pariwisata yang indah,” terangnya.

Dia juga menambahkan, dibangunnya tempat iwisata ini bertujuan untuk membangun ekonomi masyarakat karena maju atau tidaknya pariwisata tergantung dari perekonomian masyarakat sekitar.

“Dibangunnya pariwisata ini untuk membangun masyarakat sekitar, seperti yang berjualan, silahkan siapa saja yang mau berjualan aslakan jangan mengganggu ketertiban umum, semoga sport wisata ini menjadi penopang prekonomian masyarakat sekitar,” tutup dia.

Reporter : Halis
Editor : Amin
Publisher : Imam


Warning: A non-numeric value encountered in /home/suaraindonesia/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 1008

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here