Jamaah Wajib Mengetahui Bimbingan Berniat Haji dan Pengambilan Miqat di Hotel, Begini Kata Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar

oleh -4 views
Foto: Momen saat bimbingan berniat Haji dan Pengambilan Miqat di Hotel.

SUMENEP, Sabtu (15/6) suaraindonesia-news.com – Menjelang puncak ibadah haji, salah satu momen penting yang perlu diketahui oleh para jamaah adalah tata cara dan urutan masuk ke bus menuju Arafah.

Perjalanan ini merupakan bagian penting dari rangkaian dalam melaksanakan ibadah haji, oleh karena itu, penting untuk diketahui oleh para jamaah haji.

Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar, Hairil Fajar menyampaikan, bahwa urutan masuk bus menuju Arafah tetap mengikuti sejumlah prosedur yang berlaku.

Pertama penentuan kelompok, setiap jamaah akan dikelompokkan berdasarkan maktab atau sektor yang telah ditentukan oleh pihak penyelenggara haji. Kelompok ini akan menentukan urutan dan waktu keberangkatan.

Kedua, pemberitahuan waktu keberangkatan, pihak penyelenggara haji akan memberikan informasi mengenai waktu keberangkatan bus menuju Arafah.

Baca Juga: Melalui Strategi Ini, Jumlah Nasabah Tabungan Kurban BPRS Bhakti Sumekar Trus Meningkat

“Pastikan untuk selalu memperhatikan pengumuman ini agar tidak tertinggal,” kata Fajar dalam keterangannya, Sabtu (15/6).

Ketiga, jamaah wajib memeriksa dokumen, sebelum naik bus pastikan semua dokumen penting seperti gelang identitas, kartu pengenal haji, dan paspor sudah dibawa. Petugas akan memeriksa kelengkapan dokumen ini sebelum mengizinkan jamaah naik bus.

Keempat, antrian dan pendistribusian jamaah. Di mana, jamaah akan diminta untuk mengantri sesuai kelompoknya.

“Petugas akan mengarahkan antrian dan memastikan jamaah masuk bus secara tertib dan sesuai dengan nomor urut yang telah ditentukan,” tutur Fajar.

Fajar juga menjelaskan soal cara masuk bus menuju Arafah. Pertama, menunggu di tempat yang telah ditentukan.

Baca Juga: BPRS Bhakti Sumekar Tawarkan Produk Khusus Bisa Melaksanakan Ibadah Haji, Hanya dengan Persyaratan Mudah Ini

Jamaah dihimbau menunggu di tempat yang telah ditentukan oleh pihak penyelenggara haji. Tempat ini biasanya dekat dengan maktab atau akomodasi jamaah.

Kedua, jamaah harus mengikuti petunjuk petugas. Dalam hal ini ikuti semua petunjuk yang diberikan oleh petugas haji.

“Mereka akan mengarahkan jamaah mulai dari tempat berkumpul hingga masuk ke dalam bus,” tutur Fajar.

Ketiga masuk bus sesuai urutan, saat masuk bus, ikuti urutan yang telah ditetapkan. Jangan mendahului atau berusaha masuk lebih dulu dari kelompok yang telah ditentukan.

Keempat, pastikan tidak ada yang tertinggal. Petugas akan melakukan pengecekan akhir untuk memastikan tidak ada jamaah yang tertinggal.

“Pastikan juga untuk tidak membawa barang bawaan yang berlebihan, hanya bawa barang-barang penting saja,” ungkap Fajar.

Kelima, duduk sesuai nomor kursi. Jika ada penomoran kursi, pastikan duduk sesuai dengan nomor yang telah ditentukan untuk menjaga keteraturan dan kenyamanan selama perjalanan.

“Dengan mengikuti panduan ini, diharapkan jamaah haji dapat melakukan perjalanan menuju Arafah dengan lancar dan khusyuk, sehingga dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah haji dengan baik,” jelas Fajar.

“Melalui bimbingan yang tepat di hotel, jamaah dapat melaksanakan proses ini dengan benar dan khusyuk. Pastikan untuk selalu mengikuti arahan dari petugas atau pembimbing haji, dan perbanyak doa serta zikir agar perjalanan haji menjadi lebih bermakna dan diberkahi,” tukasnya.

Reporter: Ari
Editor: Amin
Publisher: Eka Putri

Tinggalkan Balasan