Ikuti Raker Kejaksaan RI Secara Virtual, Kejari Banjarnegara Siap Sukseskan Pemulihan Ekonomi Nasional

oleh -81 views
Kasi Intelejen Kejari Banjarnegara Yasozisokhi Zabua, SH Saat Ikuti Raker Secara Virtual.

BANJARNEGARA, Senin (14/12/2020) suaraindonesia-news.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Banjarnegara mengikuti Rapat Kerja (Raker) Kejaksaan RI 2020 yang diselenggarakan serentak di seluruh daerah melalui virtual video teleconference atau daring. Rakernas tahun ini mengusung tema “Komitmen Kejaksaan Menyukseskan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN)”.

Rapat Kerja Tahun 2020 ini sangat berbeda dengan tahun sebelumnya, yakni dilakukan melalui virtual (daring) digelar selama 3 hari kedepan tepatnya dari 14 s/d 16 Desember, diikuti oleh seluruh jajaran warga adhyaksa sekitar 4.386 (empat ribu tiga ratus delapan puluh enam) oleh pejabat Eselon II, Eselon III dan Eselon IV baik di Kejagung dan Badan Diklat, maupun diseluruh Kejati dan Kejari serta warga adhyaksa yang dikaryakan pada lembaga lain dan warga adhyaksa di Atase perwakilan Kejaksaan RI di luar negeri.

Kejaksaan Negeri Banjarnegara diruang video conference aula Kejari Banjarnegara, Raker Kejaksaan RI 2020 diikuti oleh Kepala Kejaksaan Negeri Banjarnegara Sigid J. Pribadi, SH, MH berserta pejabat pada Kejari Banjarnegara yakni Kepala Sub Bagian Pembinaan, Kepala Seksi Intelijen, Kepala Seksi Tindak Pidana Umum, Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus, Kepala Seksi Perdata dan Tata Usaha Negara serta Kepala Seksi Pengelolaan Barang Bukti dan Barang Rampasan dilingkungan Kejaksaan Negeri Banjarnegara.

Rapat Kerja Kejaksaan RI pada Senin (14/12/2020) pagi dibuka secara resmi oleh Presiden RI Joko Widodo secara virtual didampingi oleh Menteri Sekretaris Negara Pratikno. Diawali laporan dan sambutan Jaksa Agung RI dan dalam kesempatan tersebut Jaksa Agung RI menyampaikan kinerja Kejaksaan selama tahun 2020 kemudian pengarahan oleh Presiden RI, pada pengarahannya Presiden RI menyampaikan bahwa Kejaksaan adalah institusi terdepan dalam penegakan hukum dalam pencegahan dan pemberantasan korupsi dan tentu saja dalam mengawal kesuksesan pembangunan nasional. Kiprah Kejaksaan adalah wajah pemerintah, sekali lagi Kiprah Kejaksaan adalah wajah pemerintah, kiprah Kejaksaan adalah wajah kepastian hukum Indonesia dimata rakyat dan dimata internasional.

“Tanpa Kejaksaan yang bersih dan dipercaya semua akan berjalan sia sia satu pondasi penting pembangunan nasional bisa akan rapuh. Kepercayaan publik terhadap lembaga penegak hukum harus terus ditingkatkan, Integritas dan profesionalitas Jaksa adalah keharusan. Kejaksaan harus dapat menjadi Role Model Penegak Hukum,” ujar Presiden RI Ir. Joko Widodo dalam sambutannya.

Kasi Intelijen Kejari Banjarnegara Yasozisokhi Zebua, SH menambahkan, setelah pengarahan dan pembukaan dari Presiden RI Joko Widodo, dilanjutkan pengarahan pengarahan terkait Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yakni dari Menko Polhukam Prof. Moh. Mahfud MD, Menko Kemaritiman dan Investasi RI Jend TNI (Purn) Luhut Binsar Panjaitan, MPA. Menko Perekonomian Dr (HC) Ir. Airlangga Hartarto, MBA, MMT, serta dari Akademisi Dr. Yenti Garnasih, S.H., M.H. pada pengarahan tersebut diharapkan adanya sinegritas semua pihak terlebih lebih lembaga penegak hukum termasuk Kejaksaan RI untuk mendukung dan mengsukseskan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).

Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) merupakan salah satu upaya untuk memulihkan pembangunan pascapandemi covid-19. PEN dibuat agar nantinya negara siap menghadapi ancaman yang bisa membahayakan stabilitas keuangan. Peran Kejaksaan RI dibutuhkan hadir untuk mengawal program tersebut berjalan sesuai tujuannya. Program PEN dituangkan dalam bentuk Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 23 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Program Pemulihan Ekonomi Nasional dalam Rangka Mendukung Kebijakan Keuangan Negara untuk Penanganan Pandemi Covid-19. Program ini bertujuan untuk melindungi, mempertahankan, dan meningkatkan kemampuan ekonomi para pelaku usaha dalam menjalankan usahanya selama wabah korona melanda, ujar Yasozisokhi Zebua Kasi Intel Kejari Banjarnegara mengutip Siaran Pers Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung RI.

Reporter : M. Abdullah S
Editor : Redaksi
Publisher : Syaiful

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *