SUMENEP, Kamis (17/09) suaraindonesia-news.com – Pertemuan terkait pengusulan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tembakau Madura diharapkan menjadi forum untuk menyatukan langkah, membahas kesiapan teknis, serta merumuskan tindak lanjut terhadap rencana pengusulan kawasan tersebut.
Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, menilai pengembangan KEK Tembakau Madura tidak cukup hanya mengandalkan satu pemerintah daerah. Menurutnya, empat kabupaten di Madura perlu membangun koordinasi agar rencana tersebut dapat diperjuangkan secara bersama.
“Kita ingin proses ini berjalan konkret. Karena itu, koordinasi empat kabupaten di Madura bersama Pemprov Jawa Timur harus diperkuat agar usulan KEK Tembakau memiliki langkah tindak lanjut yang jelas,” pungkasnya.
Selanjutnya, usulan KEK Tembakau Madura diarahkan untuk diproses melalui Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan diteruskan kepada pemerintah pusat melalui Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus.
Bagi Kabupaten Sumenep, kesiapan lahan dan dukungan pemerintah daerah menjadi bagian dari langkah awal untuk memperkuat pembahasan pengembangan kawasan berbasis komoditas tembakau.
Melalui koordinasi lintas kabupaten dan provinsi, pembahasan KEK Tembakau Madura diharapkan dapat berlanjut dari tahap wacana menuju tahapan teknis dan administratif sesuai dengan mekanisme yang berlaku.












