Bukti Rekaman CCTV, Dua Eksekutor Pembakar Rumah Wartawan di Tanah Karo Terungkap

oleh -42 views
Foto: Pembakaran rumah wartawan, Komjen Pol Agung Setya Imam Effendi, Senin (8/7/2024) gelar Konferensi Pers di halaman Mapolres Tanah Karo Sumatera Utara. (Foto : M. Habil Syah/SI)

SUMATERA UTARA, Senin (8/7) suaraindonesia-news.com – Aksi dua pelaku pembakaran rumah wartawan lokal, Rico Sempurna Pasaribu, di Jalan Nabung Surbakti, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, pada Kamis dinihari (27/6/2024), berhasil diungkap melalui rekaman CCTV di sekitar lokasi kejadian. Kedua pelaku terekam saat berangkat dan pulang dari rumah korban menggunakan sepeda motor matic.

Kapolda Sumatera Utara, Komjen Pol Agung Setya Imam Effendi, menyatakan bahwa CCTV merekam aktivitas kedua pelaku dari pukul 03.12 hingga 03.18. Dalam rekaman tersebut, terlihat pelaku berinisial Y mengenakan selimut berwarna merah muda di sekitar TKP.

“CCTV ini merupakan bagian dari penggunaan metode modern Scientific Crime Investigation (SCI) oleh penyidik Polda Sumut untuk mengungkap kasus pembakaran ini. Selain CCTV, ada metode lain yang digunakan dalam SCI,” ungkap Komjen Pol Agung Setya Imam Effendi, saat konferensi pers bersama Pangdam I/BB Mayjen TNI M Hasan di halaman Mapolres Tanah Karo, Sumatera Utara, Senin (8/7/2024).

Rekaman CCTV tersebut telah disita oleh penyidik sebagai alat bukti untuk menjerat pelaku. Selain itu, rekaman juga menunjukkan kedua pelaku melakukan survei di rumah korban dan menyemprotkan cairan mudah terbakar yang dicampur Pertalite-solar ke rumah Rico Sempurna Pasaribu.

Baca Juga: Polda Sumut Ungkap Pelaku Pembakaran Rumah Rico Sempurna Pasaribu dengan Metode SCI

“Scientific Crime Investigation memadukan teknik prosedur dan teori ilmiah untuk mengumpulkan bukti dalam melawan kejahatan dan memenuhi kebutuhan hukum. Metode ini membantu polisi mendapatkan kesimpulan berdasarkan berbagai sudut pandang disiplin keilmuan sehingga penyebab kebakaran dapat diungkap secara terang-benderang,” jelas Komjen Pol Agung Setya Imam Effendi.

Penyidik juga menemukan dua botol bekas minuman mineral yang digunakan untuk menyiram BBM jenis Pertalite dicampur solar, serta abu bekas pembakaran atau jelaga. Bukti-bukti ini dianalisis secara ilmiah untuk mengidentifikasi pelaku pembakaran.

“Kami periksa dan analisa bukti-bukti yang ditemukan secara ilmiah hingga akhirnya diambil kesimpulan siapa pelaku pembakaran,” tutup Komjen Pol Agung Setya Imam Effendi.

Reporter: M. Habil Syah
Editor: Amin
Publisher: Eka Putri

Tinggalkan Balasan