BPJS Kesehatan Sosialisasikan Program JKN-KIS Kepada Masyarakat Desa Sifalaete Ulu

oleh -87 views
Petugas BPJS Kesehatan saat menyampaikan sosialisasi kepada warga Desa Sifalaete Ulu.

GUNUNGSITOLI, Senin (3/5/2021) suaraindonesia-news.com – BPJS Kesehatan Cabang Gunungsitoli sosialisasikan Program JKN-KIS kepada masyarakat di Desa Sifalaete Ulu, Kota Gunungsitoli. Pemberian informasi ini merupakan salah satu kanal informasi bagi peserta dalam mendapatkan kebutuhan informasi sehubungan dengan Program JKN-KIS. Melalui upaya ini, diharapkan dapat mendorong keseragaman pemahaman masyarakat terhadap Program JKN-KIS.

Dalam kunjungan tersebut, Kepala Bidang Kepesertaan dan Pelayanan Peserta (KPP) BPJS Kesehatan Cabang Gunungsitoli Renniala Bondar menyampaikan bahwa kegiatan ini dilakukan secara rutin oleh BPJS Kesehatan yang bekerja sama dengan perangkat Desa guna memastikan peserta yang hadir telah memperhatikan protokol kesehatan.

“Pemenuhan kebutuhan informasi dan kemudahan channel informasi, secara bertahap dan konsisten telah dijalankan oleh BPJS Kesehan Cabang Gunungsitoli. Informasi langsung maupun tidak langsung seperti iklan, talkshow, poster, dan baliho telah kami lakukan, dengan harapan terciptanya keseragaman informasi JKN-KIS diseluruh wilayah,” jelas
Renni.

Renni menjelaskan bahwa program JKN-KIS merupakan bentuk perlindungan hak asasi yang diberikan oleh pemerintah melalui sistem jaminan kesehatan. Menurutnya, menjadi peserta Program JKN-KIS merupakan kewajiban bagi warga negara Indonesia, termasuk bagi warga negara asing yang mendiami Indonesia selama minimal 6 bulan. Hal ini sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2011 tentang BPJS.

Lebih lanjut, Renni menjelaskan pemenuhan hak atas jaminan kesehatan harus diiringi dengan kepatuhan menjalankan kewajiban peserta Program JKN-KIS. Salah satunya adalah pembayaran iuran Program JKN-KIS secara rutin dan tepat waktu. Besaran iuran JKN-KIS di atur dalam Peraturan Presiden dengan memperhatikan aspek kemampuan ekonomi masyarakat dan standart kualitas layanan kesehatan melalui perhitungan iuran yang rasional.

“Dalam penyelengaraan program JKN-KIS, kedepannya tentu akan ada penyesuaian iuran. Dampak dari penyesuaian iuran ini bermuara terhadap kualitas layanan kesehatan, pembayaran klaim tepat waktu, peningkatan kompetensi tenaga kesehatan, terpenuhinya standart layanan, peningkatan ruang rawat, ketersediaan alat kesehatan dan obat-obatan, serta kemudahan layanan,” tutur Renni.

Agustina Telaumbanua salah satu peserta Program JKN-KIS yang mengikuti sosialisasi menyampaikan apresiasi kepada BPJS Kesehatan Cabang Gunungsitoli yang telah menyampaikan informasi penting secara langsung kepada masyarakat di desanya. Menurutnya upaya ini merupakan langkah yang sangat baik untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya jaminan kesehatan dan manfaat JKN-KIS.

“Sosialisasi ini memberikan keleluasaan bagi peserta JKN-KIS dalam mendapatkan informasi, sehingga tersampaikan secara lengkap kepada masyarakat. Tentunya kegiatan ini layak mendapatkan apresiasi karena manfaatnya juga luar biasa baik,” tutup Agustina.

Reporter : Topan
Editor : Redaksi
Publisher : Syaiful

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *