Basement Blok F Tergenang Air, Dedie Rachim: Ada Dua Permasalahan

oleh -206 views
Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim saat cek penyumbatan draenase di Jl Nyi Raja Permas.

KOTA BOGOR, Senin (15/03/2021) suaraindonesia-news.com – Setelah kemarin, Minggu (14/03) Banjir di Jl Nyi Raja Permas yang berdampak tergenangnya basement Blok F Trade Center, Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim bersama Dinas PUPR, Perumda Pasar Pakuan Jaya (PPJ), Camat Bogor Tengah, Satpol PP dan yang terkait meninjau Jl Nyi Raja Permas dan Blok F Trade Center, Senin (15/03/2021).

Menurut Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim, setelah dilihat secara langsung di lapangan, ada dua permasalahan terjadinya banjir di Jl Nyi Raja Permas yang menyebabkan basement Blok F Trade Center tergenang air.

Yang pertama terang Dedie adalah cross drain atau saluran drainase bawah tanah dari jalan Dewi Sartika ke Jl Nyi Raja Permas. Dari peninjauanya, ada beberapa hambatan diantaranya tangki tanam atau Groundtank milik bangunan pasar Blok A dan B, yang menghalangi saluran drainase bawah tanah.

Sedangkan yang kedua, di Jl Nyi Raja Permas ada beberapa titik yang tertutup karena keberadaan PKL

“Diharapkan Dinas PUPR dan Perumda PPJ menetapkan titik-titik water intake masuk ke drainase. Nantinya tidak ada lagi air yang terlintas dari jalanan masuk ke basement,” ungkapnya.

Secara teknis tambah Dedie, setelah nanti titik titik krusial nya terpetakan, mungkin para PKL yang berada di Jl Nyi Raja Permas akan direlokasi, mungkin digeser atau mungkin dikosongkan.

“Setelah terpetakan, nanti PKL mungkin kita kosongkan, mungkin kita geser dan sebagainya. Itu menjadi opsi-opsi yang kita ambil, yang penting, saluran masuk air itu aman, sehingga pada saat hujan deras atau volume air besar tidak masuk lagi kedalam pasar,” tuturnya.

Dedie berharap penanganan saluran air di kawasan ini cepat tuntas agar masyarakat nyaman dan investor dapat terlindungi karena mereka sudah mengeluarkan banyak uang dengan investasi mencapai Rp 109 M, tetapi belum dapat mengoptimalisasikan pekerjaan mereka selama adanya urusan-urusan yang terkait dengan kewenangan Pemkot Bogor.

Ditempat yang sama, Dirut Perumda PPJ, Muzakkir menyampaikan, pihaknya akan melakukan penanganan jangka pendek sambil menunggu penanganan saluran air di Pasar Blok F Trade Center.

Muzakkir menjelaskan, pihaknya sudah melakukan pemetaan penanganan saluran air, ada 10 titik yang akan dibongkar ditempat PKL.

Selain itu kata Muzakkir, akan ada pelebaran saluran air di ujung gedung Blok G yang menyempit dan berbelok.

“Dengan kondisi masalah drainase ini, kita butuh waktu dan berharap beberapa hari kemudian PUPR sudah menyelesaikan penyempitan saluran tersebut,” ujarnya.

“Saluran yang di ujung Blok G, airnya berasal dari Jl Dewi Sartika, hingga Alun-Alun menyempit ketika berada di belokan saluran air. Muzakkir menegaskan bahwa dalam satu dua hari pihaknya bakal selesai merapihkan gedung Blok F.

“Dengan kondisi masalah drainase ini, kita butuh waktu dan berharap beberapa hari kemudian PUPR sudah menyelesaikan penyempitan saluran tersebut,” tuturnya.

Reporter : Iran G Hasibuan
Editor : Redaksi
Publisher : Syaiful

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *