exodus
BeritaNewsPemerintahan

Dukung Swasembada Pangan Nasional, Pemkab Blora Jalin Kerja Sama dengan PT Agrinas Pangan Nusantara

×

Dukung Swasembada Pangan Nasional, Pemkab Blora Jalin Kerja Sama dengan PT Agrinas Pangan Nusantara

Sebarkan artikel ini
IMG 20261107 135227
FOTO: Penandatanganan kerja sama antara Pemkab Blora dan PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero) untuk mengembangkan sentra produksi pangan di Blora.

BLORA, Sabtu (07/11) suaraindonesia-news.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora menjalin kerja sama dengan PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero) dalam rangka mengembangkan kawasan sentra produksi pangan di wilayah Kabupaten Blora, Jawa Tengah.

Kesepakatan bersama tersebut ditandatangani oleh Wakil Bupati Blora, Sri Setyorini, bersama Direktur Kawasan Sentra Produksi Pangan (KSPP) PT Agrinas Pangan Nusantara, Brigjen TNI Blasius Popylus, di Ruang Rapat Sekretariat Daerah (Setda) Blora, Jumat (6/11/2026).

Wakil Bupati Blora, Sri Setyorini, mengatakan kerja sama tersebut merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden Nomor 14 Tahun 2025 dan Nomor 16 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembangunan Kawasan Swasembada Pangan, Energi, dan Air Nasional.

Menurutnya, melalui kerja sama tersebut, Pemkab Blora berupaya mengoptimalkan potensi lahan pertanian serta pemanfaatan Barang Milik Daerah (BMD) untuk mendukung pengembangan kawasan produksi pangan.

“Kesepakatan ini merupakan langkah strategis dalam mengoptimalkan potensi sektor pertanian Blora menjadi kawasan sentra produksi pangan yang produktif dan berkelanjutan. Kami berharap kerja sama ini memberikan manfaat nyata bagi petani melalui peningkatan produktivitas, perluasan akses pasar, dan peningkatan kesejahteraan,” ujar Sri Setyorini yang akrab disapa Budhe Rini.

Ia menjelaskan, Pemkab Blora akan menginstruksikan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk segera menyusun Perjanjian Kerja Sama (PKS) teknis dengan mengedepankan prinsip transparansi dan akuntabilitas.

Sri Setyorini juga menekankan pentingnya keterlibatan petani lokal dalam setiap tahapan pengembangan kawasan tersebut.

“OPD terkait harus memastikan kepentingan petani lokal menjadi prioritas. Petani harus terlibat aktif dan menjadi bagian penting dari pengembangan kawasan ini, bukan sekadar penonton,” tegasnya.

Sementara itu, Direktur KSPP PT Agrinas Pangan Nusantara, Brigjen TNI Blasius Popylus, menjelaskan bahwa perusahaan tersebut dibentuk atas arahan Presiden Republik Indonesia untuk memperkuat pengelolaan sumber daya nasional, khususnya di bidang pertanian, pangan, dan rekayasa teknologi (engineering).

Ia menyebut Kabupaten Blora menjadi salah satu wilayah di Pulau Jawa yang dipilih sebagai lokasi awal atau pilot project pengembangan kawasan strategis pangan. Program tersebut direncanakan menjadi tahap awal sebelum diperluas ke daerah lain, seperti Nganjuk dan Cilacap.

“Pengembangan di Blora difokuskan pada optimalisasi kawasan pertanian melalui agrobisnis dan hilirisasi. Hasil pertanian tidak hanya dijual mentah, tetapi diolah agar memiliki nilai tambah ekonomi untuk memenuhi kebutuhan pangan Jawa Tengah dan nasional,” jelas Blasius.

Menurutnya, keterlibatan PT Agrinas Pangan Nusantara diharapkan dapat mendorong percepatan pencapaian swasembada pangan nasional sekaligus memperkuat sektor pertanian Indonesia dengan menempatkan petani sebagai subjek utama pembangunan.

Penandatanganan kesepakatan bersama tersebut turut disaksikan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Sekretaris Daerah, para Asisten Setda, pimpinan OPD terkait, serta sejumlah camat di lingkungan Pemkab Blora.

Kegiatan kemudian ditutup dengan pertukaran cenderamata dan sesi foto bersama.

Tinggalkan Balasan