18 Narapidana Langsung Bebas Usai Diremisi

Para narapidana berbusana pramuka, juga baju adat berfoto bersama para forpimda juga kalapas. (Foto: Humas Pemkab Jember)

JEMBER, Jumat (17/8/2018) suaraindonesia-news.com – Hari ini merupakan hari yang spesial bagi 18 narapidana Lapas Klas IIA Jember yang dinyatakan langsung bebas setelah menerima remisi bersama 219 narapidana lainnya yang juga menerima remisi di Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 73.

“Kami mengusulkan 270 narapidana yang mendapatkan remisi di Hari Kemerdekaan namun hanya 237 yang turun sedangkan 33 lain masih dalam proses,” terang Kalapas Jember Sarju Wibowo usai Upacara Peringatan Hari Kemerdekaan ke-73 RI di Lapas Jember, Jumat (17/8/2018).

Ia menambahkan 24 narapidana tindak pidana korupsi yang ada di Lapas Jember juga diusulkan untuk mendapatkan remisi. Namun, hanya 5 yang memenuhi syarat.

Syarat yang dimaksud yakni telah membayar uang denda dan subsider, bersedia menjadi justice colaborator, serta melengkapi persyaratan administrasi lain.

“Saat ini yang turun baru 3 napi, 2 lainnya menyusul,” ungkap Sarju.

Baca Juga: Ratusan Pemulung Jember Laksanakan Upacara Kemerdekaan RI ke-73 Di Atas Tumpukan Sampah

Bupati Jember dr. Hj. Faida, MMR. menyebut warga binaan Lapas Klas II A Jember masih bagian penting dari pembangunan di negeri ini.

Hal itu disampaikan Bupati Faida ketika menyerahkan remisi kepada para narapidana yang menjadi warga binaan Lapas Klas II Jember, Jumat (17/8/2018).

Remisi diberikan dalam rangka peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-73. Remisi ini menjadi bagian kesempatan kebih baik.

Terutama bagi warga binaan yang muda, yang masih panjang kesempatannya. Remisi ini, lanjut Bupati,  dapat memberikan semangat mereka untuk berperilaku lebih baik.

“Dan, kelak mereka menjadi insan yang lebih baik di tengah masyarakat. Mereka masih menjadi bagian penting daripada pembangunan di negara kita,” tutur Bupati Faida.

Bupati Faida pun mengungkapkan telah sepakat dengan Kementerian Hukum dan HAM untuk membuat Lapas, yang khususnya Lapas Klas II Jember, dapat menjadi Lapas yang produktif.

Sebab, dengan jumlah napi yang tidak sedikit, mereka menjadi sumberdaya yang berada di Kabupaten Jember. Mereka pun dapat ikut aktif dalam pembangunan, mulai dari kegiatan produksi dapat membantu ekonomi keluarga dan membantu perputaran ekonomi kerakyatan.

Reporter : Guntur Rahmatullah
Editor : Amin
Publisher : Imam


Warning: A non-numeric value encountered in /home/suaraindonesia/public_html/wp-content/themes/Newspaper/includes/wp_booster/td_block.php on line 1008

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here