Yonif Raider Sus 744/SYB Kembali Homebase

oleh -82 views
Batalyon Infanteri Raider Khusus 744/Satya Yudha Bhakti yang melaksanakan misi perdamaian di Lebanon Timur Tengah.

KUPANG-NTT, Kamis (28/12/2017) suaraindoneaia-news.com – Batalyon Infanteri Raider Khusus 744/Satya Yudha Bhakti yang melaksanakan misi perdamaian di Lebanon Timur Tengah selama setahun terakhir ini direncanakan tiba di Kupang besok pagi sampai siang (Red hari ini Jumat 29/12) di Bandara Eltari Kupang.

Satuan tugas yang tergabung dalam Batalyon (Indobatt) XXIII-K di bawah pimpinan Letkol Infanteri Yudi Gumilar merupakan Satuan Tugas United Nations Interim Force In Lebanon atau UNIFIL akan datang dalam tiga gelombang atau sorti menggunakan penerbangan komersial.

Saat dikonfirmasi Letkol Infanteri Yudi Gumilar mengatakan gelombang pertama akan tiba di Bandara Eltari pukul 07.00 Wita di bawah pimpinan Mayor Infanteri Tamami, gelombang kedua direncanakan tiba sekitar pukul 09.30 Wita dipimpin Lettu Infanteri Okky dan gelombang ketiga sekitar pukul 12.50 Wita akan dipimpin oleh Letkol Infanteri Yudi Gumilar.

Baca Juga: Peralat Anak Dibawah Umur, Tiga Sindikat Pengemis Diamankan

Setibanya di Bandara Eltari seluruh pasukan yang telah sukses melaksanakan misi perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa tersebut akan menuju Makorem 161/Wira Sakti untuk selanjutnya diterima secara resmi oleh Danrem 161/Wira Sakti Brigjen TNI Teguh Muji Angkasa, S.E., M.M., dan sejumlah pejabat lainnya dalam suatu prosesi upacara penerimaan secara militer.

Batalyon Yonif Raider Sus 744/SYB secara misi telah menjadi salah satu satuan TNI dari Indonesia yang berhasil melaksanakan tugas pokok penjaga perdamaian di Lebanon Timur Tengah disamping juga tugas-tugas teritorial selama berinteraksi dengan masyarakat di wilayah penugasan.

Keberhasilan satuan tugas ini dalam mengemban misi perdamaian dunia tidak hanya menjadi kebanggaan satuan TNI tetapi juga bagi warga masyarakat Nusa Tenggara Timur dimana homebase satuan ini ada di Tobir Atambua, Kabupaten Belu.

Reporter : Yoko
Editor : Panji Agira
Publiser : Tolak Imam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *