Warga Tuding Kegiatan Pengerasan Jalan Sumber DD 2024 Gampong Blang Aceh Utara Tak Sesuai Spek

oleh -186 views
Foto : Kondisi badan jalan Gampong Blang yang baru selesai dikerjakan dan diduga tidak sesuai spesifikasi.

ACEH UTARA, Selasa (26/03/ 2024) suaraindonesia-news.com – Warga Gampong Blang, Kecamatan Langkahan, Aceh Utara menilai realisasi kegiatan jalan pedesaan sumber anggaran Dana Desa tahun 2024 dikerjakan asal jadi atau tidak memenuhi spesifikasi. Selain itu berdasarkan pengakuan Keuchik bahwa pekerjaan sudah sesuai spek bahkan dibangun melebihi volume.

“Setahu kami kegiatan pengerasan jalan dikerjakan oleh Keuchik sendiri, ironisnya kegiatan jalan dikerjakan tak sesuai RAB, sehingga penimbunan dan pengerasan tidak memenuhi ketebalan,” ujar warga Gampong Blang yang enggan menyebut namanya.

“Karena dikerjakan tak sesuai RAB, alhasil realisasi tidak sesuai spek,” tambahnya lagi.

Sumber juga mempertanyakan, terkait pelaksanaan yang dikerjakan langsung oleh Keuchik, padahal menurutnya ada Tim Pelaksana Kegiatan (TPK).

“Keberadaan TPK hanya sebagai formalitas, sementara anggaran dan kegiatan dipegang dan dikelola langsung oleh Keuchik,” ujar sumber.

“Jika semua kegiatan dilaksanakan oleh keuchik, untuk apa dibentuk TPK dan bendahara,” tanya sumber.

Baca Juga: Dikerjakan Asal Jadi, Kegiatan JUT Desa Ulee Gle Aceh Utara DD 2023 Diduga Salahi Aturan dan Berpotensi Korupsi

Ketua TPK Basyir saat dikonfirmasi media ini menegaskan, bahwa dirinya tidak dilibatkan dalam kegiatan pengerasan jalan dimaksud.

“Saya tidak paham terkait pekerjaan jalan tersebut, karena saya tidak dilibatkan oleh Keuchik,” tegas Basyir.

Menurut Basyir, dari pembicaraan warga yang ia dengar, pekerjaan jalan tersebut diduga tidak memenuhi spek, hal itu dilihat ketebalannya jauh dari RAB.

“Beberapa warga yang ikut membicarakan tentang pekerjaan jalan tersebut, dikerjakan asal-asalan,” imbuhnya.

Keuchik Gampong Blang Hamdani saat ditemui media ini Senin (24/03) mengakui jika pekerjaan jalan tersebut dikerjakan tidak sesuai RAB.

“Dalam RAB volume jalan sepanjang 300 meter, akan tetapi karena mengambil kebijakan volume, jalan ditambahkan sampai 400 meter,” kata Hamdani.

Ia menambahkan, akibat adanya kebijakan menambah volume jalan dari 300 menjadi 400 meter, sebagian ketebalan jalan tidak sesuai RAB, dengan volume ketebalan 15 cm, menjadi rata-rata 10 cm.

“Iya karena adanya kebijakan, sehingga dikurangi ketebalan,” jelas Hamdani yang turut didampingi Ketua Forum Keuchik Langkahan Abdullah.

Reporter : Masri
Editor: Amin
Publisher: Eka Putri

Tinggalkan Balasan