SUMENEP, Selasa (20/10) suaraindonesia-news.com — Wakil Bupati Sumenep, KH. Imam Hasyim, meminta seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep meningkatkan kedisiplinan dan mematuhi peraturan dalam menjalankan tugas sebagai abdi negara sekaligus pelayan masyarakat.
Menurut Imam Hasyim, kedisiplinan ASN perlu diterapkan dalam berbagai aspek pekerjaan, mulai dari ketepatan waktu masuk kantor, kepatuhan terhadap ketentuan berpakaian, hingga perilaku dan pelaksanaan tugas sesuai aturan yang berlaku.
Ia menilai, disiplin kerja menjadi salah satu unsur penting dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang profesional, efektif, dan bertanggung jawab.
“ASN disiplin tidak boleh hanya muncul ketika ada pengawasan pimpinan atau inspeksi mendadak, tetapi aparatur harus memiliki kesadaran pribadi untuk menaati peraturan dan menjaga tanggung jawabnya sebagai abdi negara,” kata Imam Hasyim saat menghadiri apel dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional (HSN) di halaman Kantor Bupati Sumenep, Senin (19/10/2026).
Pemerintah Kabupaten Sumenep berharap kedisiplinan dan tanggung jawab dapat menjadi budaya kerja di lingkungan birokrasi. Hal tersebut diharapkan turut mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik serta penyelenggaraan pemerintahan yang akuntabel.
Imam Hasyim juga mengingatkan ASN agar bekerja secara tertib dan profesional, mematuhi ketentuan perundang-undangan, serta memahami tugas pokok dan fungsi masing-masing.
“Seluruh ASN berkomitmen disiplin dan tanggung jawab menjadi bagian penting dalam mendukung penyelenggaraan pemerintahan, sehingga pelaksanaan program bisa berjalan dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Selain menekankan tanggung jawab setiap pegawai, ia meminta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) membangun budaya kerja yang disiplin dengan memberikan teladan dalam menaati aturan dan melaksanakan tugas.
Menurutnya, pimpinan OPD tidak hanya bertugas melakukan pengawasan, tetapi juga perlu mendorong seluruh pegawai agar menerapkan prinsip kedisiplinan secara konsisten di lingkungan kerja masing-masing.
“Yang jelas, pimpinan mampu mendorong seluruh pegawai untuk menerapkan prinsip kedisiplinan secara konsisten di lingkungan kerja masing-masing,” pungkasnya.












