Viral Perkelahian Karyawan Stannly Pattisery Kencana Pakai Sajam, Polisi Sebut Adanya Ketersinggungan

oleh -75 views
Foto: TANGKAPAN LAYAR. Video amatir perkelahian Sesama karyawan di Sannly Pattisery Kencana, Kilometer 11, Jalan Uban Lama Tanjungpinang Timur, Provinsi Kepulauan Riau.

TANJUNGPINANG, Kamis (24/11/2022) suaraindonesia-news.com – Beredar video amatir di media sosial utamanya grup WhatsApp perkelahian sesama karyawan toko di Stannly Pattisery Kencana, Kilometer 11, Jalan Uban Lama Tanjungpinang Timur.

Video berdurasi 1 menit 10 detik itu merekam detik-detik dua pemuda yang berkelahi menggunakan senjata tajam hingga viral di jagat maya.

Di mana, salah satu pelaku yang membawa senjata tajam (sajam) mengakibatkan lawannya mengalami luka sobek di tangan kanan akibat terkena sabetan sajam tersebut.

Akibatnya, salah satu pemuda yang mengalami luka itu langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah Raja Ahmad Thabib, Tanjungpinang.

Kapolsek Tanjungpinang Timur, AKP Adam Yulizar Sasono saat dikonfirmasi melalui Kanit Reskrim, Ipda Apriadi membenarkan kejadian itu.

Dari hasil bukti video tersebut, polisi menilai jika hal tersebut merupakan kasus perkelahian antar pekerja. Di mana, tak lain pelaku dan korban statusnya adalah teman.

“Saat ini kami telah mengamankan sejumlah saksi untuk dimintai keterangan,” kata Apriadi pada media ini, Kamis (23/11).

Sekedar informasi, insiden perkelahian sesama karyawan tersebut ternyata sudah terjadi pada Rabu (23/11/2022) kemarin, sekitar 16.00 WIB.

Sementara kronologi kejadian berawal saat saksi bernama Tobing sedang membuang air besar. Namun, pada saat berada di Toilet pintu toilet tersebut digedor-gedor oleh rekannya.

Tobing merasa bahwa yang menggedor pintu tersebut adalah temannya sendiri yang bernama Rehan. Sehingga, Tobing merasa jengkel dan langsung memukul wajah Rehan dan menyebabkan matanya mengalami luka memar.

Tidak terima dengan apa yang dilakukan Tobing, Rehan kemudian melaporkan peristiwa tersebut kepada abangnya yang bernama Angga dan menceritakan peristiwa yang ia alami.

“Mendapatkan laporan tersebut, Angga mendatangi lokasi kejadian dengan temannya bernama Agus untuk menemui menjumpai Tobing. Setelah menjumpai Tobing, Angga langsung memukuli Tobing. Sementara pada saat Tobing dipukuli oleh Angga, Agus bergegas mengambil parang lalu mengayunkan kepada Tobing, namun parang tersebut justru mengenai tangan Angga,” kata Apriadi mengungkapkan.

Sementara Rehan bersama rekannya yang bernama Idris turut melakukan pemukulan kepada Tobing. Akibatnya, Tobing mengalami luka luka memar di bagian tangan kiri dan lebam.

“Dengan kejadian tersebut, setidaknya ada 10 orang yang dimintai keterangan. Sehingga kasus ini masih dalam proses pemeriksaan,” ujar Apriadi.

Reporter : Anwar
Editor : M Hendra E
Publisher : Nurul Anam

Tinggalkan Balasan