Usai Ngantar Anak Riksa Sunat, Ditembak Kuli Dari Malaysia

oleh
Pelaku saat ditanyai Kapolres Lumajang dan Kasat Reskrim Polres Lumajang

LUMAJANG, Rabu (24/10/2018) suaraindonesia-news.com – Sutir (38) Dusun Clarak, Desa Kebonan, Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, tewas setelah ditembak tetangganya sendiri, Minggu (21/10) lalu sekitar pukul 17.00 wib.

Korban tersebut selain ditembak, juga dibacok oleh pelaku yang bernama Muhammad Saifullah (25), tidak tamat SD, pekerjaan sebagai kuli bangunan di Malaysia (TKI), warga Dusun Clarak, Desa Kebonan, Kecamatan Klakah, Kabupaten Lumajang.

“Pelaku ini merupakan tetangganya sendiri, dua rumah dari rumah korban. Dan dia ini sebagai orang yang melakukan atau eksekutor,” kata Kapolres Lumajang, AKBP Rachmad Iswan Nusi SIK MH usai konferensi pers, pagi tadi di Mapolres Lumajang.

Diungkapkan juga oleh AKBP Iswan Nusi, bahwa Tempat Kejadian Perkara (TKP) berada di jalan desa selatan pasar hewan Desa Kebonan Kecamatan Klakah.

Motifnya menurut Kapolres Lumajang adalah terkait kasus asmara, yaitu istri pelaku berhubungan dengan korban.

“Luka yang dialami oleh korban diantara luka bacok di tubuh, mulut dan luka tembak di dada,” paparnya kembali.

Barang bukti yang berhasil diamankan antara lain 1 sajam, clurit, 1 pistol jenis soft gun merk colt defender dan 9 butir peluru gotri dan gas tabung gas CO yang dibelinya dengan harga Rp. 2 juta dari online, dan 1 sepeda motor yamaha vega silver nopol L 3230 OZ.

Ada dua saksi yang masih dalam pengembangan kasus, menurut Kasat Reskrim Polres Lumajang, AKP Hasran SH MHum, yaitu Roni dan Tolib.

“Keduanya adalah saksi yang merupakan teman pelaku. Pelaku diancam dengan pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana, ancaman hukuman mati, seumur hidup, dan minimal 20 tahun penjara,” ujar AKP Hasran.

Reporter : Achmad Fuad Afdlol
Editor : Amin
Publiser : Imam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *