BeritaNewsPeristiwa

Warga Tambakromo Cepu Ditemukan Meninggal di Sumur, Diduga Terkait Riwayat Depresi

25
×

Warga Tambakromo Cepu Ditemukan Meninggal di Sumur, Diduga Terkait Riwayat Depresi

Sebarkan artikel ini
IMG 20260427 193933
FOTO: Petugas dari Kepolisian di bantu masyarakat saat mengevakuasi korban dari dalam sumur.

BLORA, Senin (27/04) suaraindonesia-news.com – Seorang laki-laki berinisial PL (30), warga Dukuh Jambe, Kelurahan Tambakromo, Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, ditemukan meninggal dunia di dalam sumur yang berada di area persawahan, Senin (27/4/2026) sekitar pukul 09.00 WIB.

Kapolsek Cepu AKP Edi Santosa, S.H., M.H., melalui Kasi Humas Polres Blora AKP Midiyono, S.H., membenarkan peristiwa tersebut.

“Benar, Polsek Cepu telah menerima laporan adanya warga yang meninggal dunia karena tenggelam di sumur. Petugas bersama tim medis Puskesmas Cepu sudah mendatangi TKP,” terang AKP Midiyono.

Berdasarkan keterangan saksi, sekitar pukul 06.00 WIB korban sempat mengeluh tidak enak badan dan diantar untuk berobat. Setelah kembali ke rumah, keluarga korban pergi ke ladang.

Sekitar pukul 09.00 WIB, saksi mendengar suara dari arah sumur dan saat dilakukan pengecekan, korban ditemukan dalam kondisi tenggelam di dalam sumur. Saksi kemudian meminta pertolongan warga dan memberitahukan kejadian tersebut kepada pihak keluarga.

Petugas Polsek Cepu bersama dr. Nana Farida dari Puskesmas Cepu kemudian melakukan pemeriksaan terhadap korban.

“Dari hasil pemeriksaan medis, korban diduga meninggal karena kehabisan oksigen. Tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan pada tubuh korban,” jelas AKP Midiyono.

Berdasarkan keterangan pihak keluarga, korban diketahui memiliki riwayat perawatan akibat depresi dan rutin menjalani kontrol di Puskesmas Cepu. Korban juga disebut pernah beberapa kali melakukan percobaan serupa sebelumnya.

Polsek Cepu telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), meminta keterangan sejumlah saksi, mengamankan barang bukti berupa pakaian korban, serta menyerahkan jenazah kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.

“Atas nama Polres Blora kami turut berduka cita. Kami mengimbau masyarakat agar lebih peduli terhadap kesehatan mental keluarga. Jika ada anggota keluarga yang mengalami tekanan atau gejala depresi, segera ajak bicara dan dampingi untuk mendapat bantuan profesional,” tutup AKP Midiyono.

Tinggalkan Balasan