Tangkal Radikalisme, PB HMI Laksanakan Seminar Nasional

oleh -118 views
Hari Wahyudi Kabid Penristek PB HMI Sedang Sambutan dan Membuka Acara Seminar Nasional, Rabu (23/05/2018).

SURABAYA, Rabu (23/05/2018) suaraindonesia-news.com – Radikalisme atau terorisme yang kembali mencuat baru-baru ini mencuri perhatian masayarakat Indonesia dan tentunya membuat masyarakat khawatir serta menjadi duka bagi bangsa ini.

Sabtu-Minggu, 13-14 Mei 2018 menjadi puncak keresahan masyarakat Indonesia khususnya masyarakat Surabaya akibat serangan radikalisme/ terorisme.

Menyikapi persoalan itu, PB HMI periode 2018-2020 dalam hal ini bidang Pendidikan, riset dan teknologi melaksanakan kegiatan seminar nasional di Surabaya.

Kegiatan yang dilaksanakan pada hari, Rabu 23 Mei 2018 itu mengangkat tema “Peran Pendidikan karakter dalam upaya menangkal radikalisme”.

Hadir dalam kegiatan ini kemendikbud, kementrian pariwisata, Peradi, tokoh akademisi dan Polda Jatim dan dihadiri langsung oleh ketua bidang pendidikan, riset dan teknologi Hari Wahyudi.

Peserta kegiatan seminar nasional

“Kami melaksanakan kegiatan seminar nasional di Surabaya sebagai bukti simpatik terhadap apa yang terjadi di kota yang di kenal sebagai kota pahlawan ini,” tutur Hari Wahyudi.

“Tindakan yang dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab ini, sangat kami sayangkan dan kami sangat mengecam tindakan tersebut,” tegasnya Kabid Penristek PB HMI itu.

Menurutnya, sebagai bagian dari masyarakat Indonesia, tentunya kita harus bertanggung jawab akan apa yang terjadi di bumi pertiwi ini.

“Pemuda, dalam hal ini mahasiswa harus berperan aktif terhadap dinamika kebangsaan yang ada dan harus berani mengambil sikap dari kejadian yang ada termasuk radikalisme/ terorisme,” tegasnya.

Muzakki selaku ketua panitia dalam kegiatan ini menyampaikan dalam sambutannya, Mahasiswa harus bersikap tegas dengan kasus yang dialami masyarakat Indonesia hari ini dan bertindak aktif dalam menangani kejadian ini.

“Kita tidak boleh takut dengan mereka karena mereka hanyalah hantu gentayangan yang harus kita basmi bersama,” tandas Muzakki.

Ia menyampaikan, meski kejadian itu disikapi oleh mahasiswa atau masyarakat terkhusus PB HMI namun ketika tidak terjalin kersama yang baik dengan semua sektor yang berkaitan tentu masalah ini tidak akan terselesaikan dengan baik.

“Kami sangat berharap dari kegiatan ini dapat terbangun hubungan yang baik terkhusus kerjasama antara PB HMI dan pihak-pihak yang lain,” kata tokoh pemuda HMI itu.

Tindak lanjut dari kegiatan ini, pihaknya pada hari Kamis, 24 Mei 2018 akan melaksanakan tabur bunga di lokasi pengeboman bersama beberapa pihak yang ada di Surabaya ini, salah satunya pihak kepolisian.

Reporter : Hasan
Editor : Amin
Publisher : Imam

Tinggalkan Balasan