DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA, Selasa (24/02) suaraindonesia-news.com – Sebanyak 304 taruna/i dari Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) diterjunkan ke enam kabupaten di Jawa Tengah guna mendukung pemutakhiran data digital sertipikat lama yang dilaksanakan Kementerian ATR/BPN. Penugasan tersebut merupakan bagian dari program Kuliah Kerja Nyata Pertanahan dan Praktik Tata Laksana Pertanahan (KKNP–PTLP) Tahun Akademik 2025–2026 yang berlangsung pada 9 Februari hingga 11 Juli 2026.
Salah satu peserta yang bertugas di Kabupaten Boyolali, Asrorul Habib, menyatakan kesiapan dirinya mengikuti program tersebut.
“Kami sudah menyiapkan langkah-langkah strategis, mulai dari proses perencanaan hingga pelaksanaan yang dilengkapi dengan monitoring dan evaluasi,” ujarnya usai mengikuti kegiatan pelepasan KKNP-PTLP di Pendopo Sasana Widya Bhumi, kampus STPN, Sleman.
Ia menambahkan, para taruna tidak hanya dibekali kemampuan teknis, tetapi juga pemahaman kondisi lapangan dan kearifan lokal wilayah penugasan.
“Harus memahami karakteristik wilayah dan mampu beradaptasi dengan kondisi setempat,” lanjutnya.
Adapun target inventarisasi bidang tanah dalam program ini telah ditetapkan, meliputi 29.945 bidang di Kabupaten Temanggung, 26.633 bidang di Kabupaten Demak, 64.114 bidang di Boyolali, 76.627 bidang di Kabupaten Klaten, 42.228 bidang di Kabupaten Pati, serta 23.655 bidang di Kabupaten Batang.
Peserta lain, Evangeline Ayla, menyatakan dukungan fasilitas dari Kantor Pertanahan setempat membantu kesiapan tim sebelum turun ke lapangan.
“Alhamdulillah, sudah disiapkan dengan baik, mulai dari peta kerja hingga data-data pendukung yang kami perlukan, sehingga pelaksanaan kegiatan di lapangan dapat berjalan lebih optimal,” tuturnya.
Dalam sambutannya saat pelepasan peserta, Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN, Ossy Dermawan, menyampaikan harapannya terhadap program tersebut.
“Output yang diharapkan dari kegiatan ini adalah terwujudnya penertiban serta tata kelola pertanahan yang semakin baik ke depan. Oleh karena itu, kami memohon dukungan dan partisipasi masyarakat, khususnya yang nantinya akan dikunjungi oleh para Taruna/i STPN,” ujarnya.
Ia juga berpesan agar para peserta menjaga sikap dan perilaku selama bertugas karena hal tersebut mencerminkan institusi yang menaungi mereka.
“Mudah-mudahan para Taruna/i STPN dapat melaksanakan kegiatan ini secara profesional serta menjunjung tinggi etika dan integritas dalam setiap tahapan pelaksanaannya,” pungkasnya.












