RAJA AMPAT, Suara Indonesia-News.Com – Gempa yang diperkirakan berkekuatan 6,8 Skala Richer di 68 km Timur Laut kembali mengguncang Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat. Kamis malam (24/9/2015) sekitar pukul 12.30 WIT.
Pantauan Suara Indonesia di lokasi kejadian, kejadian tersebut terjadi berulang kali hingga 3 kali berturut-turut.
Hingga saat ini belum diketahui adanya korban, hanya saja pukul 12.30 WIT sempat terjadi pemadaman listrik dan pada pukul 01.30 lampu bisa dinyalakan kembali.
Pantauan di lokasi Hingga saat ini, masyarakat berbondong-bondong untuk menyelamatkan diri kedataran yang lebih tinggi untuk mengantisipasi terjadinya kemungkinan terjadinya gempa susulan.
Sementara Alfaris Mambraku, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerha (BPBD) Kabupaten Raja Ampat saat dikonfirmasi mengatakan, bahwa gempa yang terjadi beberapa menit yang lalu diperkirakan berkekuatan 6,8 Skala Richer di 68 km Timur Laut Raja Ampat.
Pihaknya menghibau agar masyarakat untuk mencari tempat dataran yang lebih tinggi yang dianggap aman dan menunggu 1 sampai 3 jam, baru kembali ketempat tinggal masing-masing.
Wakapolres Raja Ampat, Kompol Bidik Rysaladi.SH, saat dikonfirmasi menyampaikan, bahwa pihaknya sudah menghimbau kepada masyarakat untuk tetap tidak panik.
Tidak hanya itu, ia juga sudah mengerahkan seluruh anggotanya untuk mengamankan masyarakat Raja Ampat yang saat ini masih panik paska kejadian gempa.(Zainal Laadala).













