Putusan Pengadilan Tinggi Dianggap Tak Sesuai Fakta Hukum, Kuasa Hukum Sengketa Tanah Ajukan PK Ke MK

oleh -727 views
Kuasa hukum penggugat, Ricky Ricardo H Allen S.H dari LBH (Lembaga Bantuan Hukum) Demokrat Jakarta Saat Turun Langsung ke Lokasi Tanah Sengketa di Desa Parerejo, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, Untuk Memasang Papan Peringatan.

PASURUAN, Sabtu (05/10/2019) suaraindonesi-news.com – Sengketa tanah seluas 1660 M2, yang berlokasi di Dusun Sembung, RT01/RW01, Desa Parerejo, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, memasuki babak baru. Pasalnya putusan pengadilan tinggi di anggap lalai terhadap fakta hukum.

Sengketa tanah dan bangunan tersebut sudah dalam sengketa oleh ahli waris antara Paulus Bambang Harono, dkk. Melawan pihak tergugat HANNA Rusmini alias Hanna Rusmini Suwigyo, semenjak tahun 2016 lalu, dan hingga kini telah memasuki babak baru, yaitu peninjauan kembali (PK), ke Mahkama Agung RI oleh pihak penggugat melalui kuasa hukumnya yang terdahulu melalui Pengadilan Negeri Bangil kelas 1B dengan nomor W14.U.21/2399/HK.02/8/2019 tertanggal 7 Agustus 2019.

Kuasa hukum penggugat, Ricky Ricardo H Allen S.H dari LBH (Lembaga Bantuan Hukum) Demokrat yang beralamat kantor di jalan raya Bambu Apus, Jakarta Timur melayangkan surat somasi atau teguran pertama dan terahir terhadap kuasa lahan dikarenakan adanya pembangunan diareal tanah yang disengketakan.

“Sehubungan masih berlangsungnya gugatan atau sengketa kepemilikan tanah yang diatasnya berdiri bangunan. Serta dikarenakan hingga saat ini perkara tersebut belum berkekuatan hukum tetap atau INKRACKHT, maka saya secara tegas meminta saudara,(kuasa lahan, red) menghentikan segala kegiatan atau tidak melakukan pembangunan serta kegiatan dalam bentuk apapun juga diatas tanah yang terletak di Dusun Sembung, RT01/RW01, Desa Parerejo, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan,” jelas Ricky sesuai isi somasinya menjelaskan dihadapan wartawan.

Ricky menambahkan, jika kuasa lahan tidak segera menghentikan kegiatan yang dimaksud, maka dalam jangka waktu 3 X24 jam, maka pihaknya akan menempuh jalur hukum baik pidana ataupun perdata.

Reporter : Kholilur Rahman
Editor : Amin
Publisher : Marisa

Tinggalkan Balasan