PIS-PK Upaya Tingkatan Kualitas Kesehatan Masyarakat

LUMAJANG, Selasa (20/8/2019) suaraindonesia-news.com – Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PIS-PK) merupakan upaya Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.

Melalui PIS-PK ini, kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lumajang, dr Bayu Wibowo mengatakan kalau masyarakat diharapkan bisa mendapatkan pelayanan kesehatan yang merata. PIS ini dilaksanakan dengan menegakkan tiga pilar utama, yakni penerapan paradigma sehat, penguatan pelayanan kesehatan, dan pelaksanaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

“PIS-PK merupakan integrasi pelaksanaan program-program kesehatan dengan fokus pada keluarga,” katanya kepada media ini.

Melalui program ini, petugas kesehatan yang ada di Puskesmas, menurut dr Bayu, diharapkan dapat melaksanakan program dan bersinergi dengan sektor-sektor lain untuk meningkatkan derajat kesehatan. PIS-PK untuk memudahkan masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan.

“Ada hal yang perlu ditekankan bahwa PIS-PK tidak hanya sebuah aktivitas entry data, tetapi bagaimana melakukan pelayanan terpadu dan intervensi terbaik bagi masyarakat,” ungkapnya.

Pada prakteknya di lapangan, tenaga kesehatan di Puskesmas mendatangi langsung masyarakat, mencari, menemukan, mengobati, merujuk, dan mendata masyarakat dengan penyakit yang dideritanya.

Keberhasilan PIS-PK ini, diungkapkan dr Bayu, diukur dengan Indeks Keluarga Sehat, yang merupakan komposit dari 12 indikator. Semakin banyak indikator yang dapat dipenuhi oleh suatu keluarga, maka status keluarga tersebut akan mengarah kepada Keluarga Sehat. Sementara itu, semakin banyak keluarga yang mencapai status Keluarga Sehat, maka akan semakin dekat tercapainya Indonesia Sehat dan diharapkan Bangsa Indonesia akan mendapatkan bonus demografi dari segi produktifitas masyarakat.

Adanya PIS-PK serta didukung Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas), diterangkan dr Bayu, akan menjadi kegiatan strategis untuk mencapai Standar Pelayanan Minimal Bidang Kesehatan bagi Pemerintah Daerah. SPM bidang Kesehatan adalah filosofi untuk mencapai tujuan memenuhi hak-hak rakyat yang paling minimal harus diberikan dibidang kesehatan. Ruang lingkupnya meliputi semua kelompok umur mengikuti siklus kehidupan dan cakupannya harus 100%, karena memenuhi hak-hak rakyat sehingga semua rakyat tanpa terkecuali harus mendapatkan pelayanan minimal ini.

“Melalui Seminar Desiminasi PIS-PK Terintegrasi ini, diharapkan seluruh komponen bidang pada Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota dapat menyusun Rencana Aksi Daerah (RAD) berbasis PIS-PK, bersama dengan Puskesmas yang berhubungan langsung dengan masyarakat. Untuk selanjutnya dapat melaksanakan serta memenuhi semua target SPM Bidang Kesehatan sebagaimana tercantum dalam Permenkes Nomor 4 tahun 2019 tentang Standar Teknis Pemenuhan Mutu Pelayanan Dasar pada Standar Pelayanan Minimal,” paparnya.

Sementara itu, Kabid Pelayanan Kesehatan (Yankes) Dinkes Kabupaten Lumajang, Drg Rina Dwi Astuti, menjelaskan bahwa tujuan kegiatan ini adalah untuk
mengintegrasikan pelaksanaan program kesehatan berbasis PIS-PK melalui dukungan pemerintah daerah baik tingkat kabupaten maupun kecamatan.

Sasaran peserta 125 orang peserta terdiri dari 25 orang Kabid dan Kasie di Dinkes, 25 orang pelaksana program P2P (PTM / P2M), 25 orang Kepala Puskesmas, 25 orang pelaksana program PIS-PK dan 25 orang penyusun program puskesmas.

Reporter : Fuad
Editor : Amin
Publiser : Mariska

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here