KOTA BOGOR, Selasa (21/04) suaraindonesia-news.com – Dalam rangka memperingati Hari Kartini yang jatuh pada 21 April 2026, Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Bogor menegaskan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan publik yang profesional, inklusif, dan berintegritas.
Peringatan Hari Kartini yang identik dengan semangat emansipasi perempuan ini dimanfaatkan sebagai momentum untuk meningkatkan dedikasi seluruh jajaran pegawai dalam melayani masyarakat. Nilai-nilai perjuangan yang diwariskan oleh Raden Ajeng Kartini dijadikan landasan dalam memperkuat kualitas pelayanan publik.
Kepala Kantor Pertanahan Kota Bogor, Akhyar Tarfi, menyampaikan bahwa peringatan tahun ini mengusung tema “Habis Gelap, Terbitlah Terang”. Tema tersebut dimaknai sebagai dorongan untuk terus melangkah maju dan berkarya dalam memberikan layanan terbaik kepada masyarakat.
Menurutnya, perempuan Indonesia masa kini memiliki peran krusial di berbagai sektor. Mereka tidak hanya berperan dalam keluarga, tetapi juga di tengah masyarakat dan dalam pengabdian kepada negara sebagai aparatur sipil negara.
“Semangat perjuangan R.A. Kartini menjadi inspirasi bagi kita semua untuk terus melangkah maju, berkarya, dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” ujar Akhyar Tarfi, Selasa (21/4/2026).
Ia menambahkan, sejalan dengan nilai-nilai emansipasi, Kantah Kota Bogor terus melakukan transformasi pelayanan dengan menitikberatkan pada tiga prinsip utama. Pertama, profesional, dengan mengedepankan kompetensi serta ketepatan waktu. Kedua, inklusif, dengan memastikan akses layanan yang setara bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa diskriminasi. Ketiga, berintegritas, dengan menjaga transparansi dan kejujuran dalam setiap proses administrasi pertanahan.
“Dengan semangat ini, mari bersama kita wujudkan terang dalam setiap langkah pelayanan,” tambahnya.
Peringatan Hari Kartini tersebut juga menjadi bagian dari gerakan nasional yang diinisiasi oleh Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) dalam mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik di seluruh Indonesia.












